Bisnis  

Pertamina Patra Niaga RJBB Dukung Kedai In-spirasi, Berdayakan Penyandang Disabilitas

KABARINDAH.COM, JAKARTA – Bagi sebagian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), membangun usaha bukan hanya tentang menciptakan produk dan memperoleh penghasilan, tetapi juga membuka kesempatan bagi orang lain. Hal tersebut dijalankan Ibu Paini, pemilik Kedai In-spirasi, usaha kuliner yang melibatkan penyandang disabilitas dalam kegiatan usahanya.

Didirikan pada Januari 2025, Kedai In-spirasi menghadirkan beragam makanan dan minuman khas Jawa Timur, seperti pecel pinjo, lontong balap, telur asin, ayam bakar, dan es cendol. Saat ini, usaha tersebut mampu mencatat omzet sekitar Rp8-10 juta per bulan.

Semangat pemberdayaan telah dibangun Ibu Paini sejak mendirikan Rumah Disabilitas Mandiri di Bekasi pada 2007. Sepanjang 2007 hingga 2026, rumah singgah tersebut telah menjadi tempat tinggal bagi sekitar 160 penyandang disabilitas. Sebagian di antaranya telah mampu mandiri dan melanjutkan kehidupan di luar rumah singgah. Saat ini, terdapat 12 penyandang disabilitas yang masih tinggal di Rumah Disabilitas Mandiri.

Dalam menjalankan Kedai In-spirasi, seluruh pekerjanya merupakan penyandang disabilitas yang tinggal di Rumah Disabilitas Mandiri. Melalui kegiatan usaha tersebut, mereka mendapatkan kesempatan untuk bekerja, belajar, dan mengembangkan kemampuan.

Perjalanan mengembangkan Kedai In-spirasi juga membawa Ibu Paini mengikuti UMK Academy 2026. Saat ini, Kedai In-spirasi mendapatkan kesempatan mengikuti INACRAFT 2026 melalui dukungan Pertamina Patra Niaga. Keikutsertaan tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan produk sekaligus cerita pemberdayaan penyandang disabilitas kepada masyarakat yang lebih luas.

“Bagi kami, usaha ini bukan hanya tentang berjualan makanan dan minuman. Yang paling penting adalah bagaimana teman-teman disabilitas memiliki kesempatan untuk bekerja, belajar, dan menjadi lebih mandiri. Kami ingin mereka memiliki kepercayaan diri dan pengalaman untuk terus berkembang,” ujar Paini.

Menurut Paini, kesempatan mengikuti UMK Academy dan INACRAFT menjadi pengalaman penting bagi Kedai In-spirasi untuk terus belajar dan mengenalkan usaha yang dibangun bersama para penyandang disabilitas.

“Kesempatan mengikuti UMK Academy dan hadir di INACRAFT menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi kami. Kami bisa belajar lebih banyak, mengenalkan Kedai In-spirasi kepada masyarakat, sekaligus membawa cerita teman-teman disabilitas yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan usaha ini,” tambah Paini.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Reno Fri Daryanto, menyampaikan bahwa dukungan terhadap UMKM tidak hanya diarahkan pada pengembangan produk dan usaha, tetapi juga pada upaya membuka kesempatan agar UMKM dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kedai In-spirasi memiliki cerita yang kuat karena di dalamnya terdapat semangat pemberdayaan penyandang disabilitas. Melalui dukungan yang diberikan, kami berharap Ibu Paini dan Kedai In-spirasi dapat terus mengembangkan usahanya sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi teman-teman disabilitas untuk berkarya dan menjadi mandiri,” ujar Reno.

Melalui program pemberdayaan UMKM, Pertamina Patra Niaga Regional JBB terus mendukung pelaku usaha binaan untuk mengembangkan kapasitas, memperluas akses pasar, meningkatkan kualitas usaha, serta menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Kehadiran Kedai In-spirasi dalam INACRAFT 2026 menjadi salah satu bentuk pengembangan UMKM yang berjalan beriringan dengan semangat pemberdayaan dan kemandirian penyandang disabilitas. (*)