Kabar  

KKN MAs Kelompok 39 Dalami Potensi Peternakan Sapi Perah di Podojoyo Farm

KABARINDAH.COM, Malang — Pengembangan potensi ekonomi lokal membutuhkan keterhubungan antara pengetahuan akademik dan praktik usaha di tengah masyarakat.

Semangat tersebut diwujudkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) Kelompok 39 melalui kunjungan edukatif ke Podojoyo Farm, unit usaha peternakan sapi perah di Dusun Codo, Desa Petungsewu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Sabtu (8/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda kerja lapangan Kelompok 39 KKN MAs untuk mengenal secara langsung pengelolaan peternakan sapi perah.

Sekaligus memahami rantai produksi susu, mulai dari pemeliharaan ternak, manajemen pakan, proses pemerahan, hingga distribusi hasil produksi.

Setibanya di lokasi, rombongan mahasiswa disambut pengelola Podojoyo Farm.

Mahasiswa kemudian diajak melihat berbagai aktivitas peternakan dan berdiskusi mengenai pengelolaan usaha, kesehatan ternak, produktivitas sapi, serta tantangan yang dihadapi pelaku usaha peternakan lokal.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian mahasiswa adalah manajemen pakan dan kesehatan ternak.

Keduanya memiliki peran penting dalam menjaga kondisi sapi sekaligus mempertahankan kualitas dan kuantitas produksi susu.

Mahasiswa juga mempelajari proses pemerahan yang mengutamakan kebersihan dan higienitas.

Pengetahuan tersebut memberikan gambaran bahwa kualitas susu tidak hanya ditentukan oleh kondisi ternak, tetapi juga oleh prosedur pengolahan dan penanganan hasil perahan.

Selain proses produksi, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pemasaran dan pendistribusian susu.

Hal ini memperlihatkan bahwa keberlanjutan usaha peternakan tidak berhenti pada kemampuan menghasilkan produk. Namun, membutuhkan strategi pengelolaan dan pemasaran yang tepat.

“Melalui kunjungan ini, kami berharap mendapatkan wawasan tambahan mengenai peternakan sapi perah. Mulai dari pemeliharaan hingga pengelolaan susu hasil produksi dan proses pendistribusiannya,” ujar salah satu anggota Kelompok 39 KKN MAs.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan diskusi antara mahasiswa dan pengelola Podojoyo Farm.

Pembahasan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas peternakan. Namun, membuka perspektif mengenai peluang pengembangan produk berbasis susu serta berbagai tantangan yang dihadapi sektor peternakan di tingkat lokal.

Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut menjadi ruang pembelajaran kontekstual untuk memahami bagaimana potensi ekonomi desa dapat dikembangkan melalui pengelolaan usaha yang produktif dan berkelanjutan.

Interaksi langsung dengan pelaku usaha juga membantu mahasiswa melihat keterkaitan antara teori yang diperoleh di lingkungan akademik dan praktik ekonomi masyarakat.

Selain kunjungan edukatif, Kelompok 39 KKN MAs juga berupaya mendukung penguatan visibilitas Podojoyo Farm melalui pembuatan company landing page.

Inisiatif tersebut diarahkan untuk membantu memperkenalkan profil usaha dan potensinya kepada masyarakat melalui kanal digital.

Sinergi antara mahasiswa dan pelaku usaha lokal tersebut menjadi bagian dari pendekatan pemberdayaan yang dikembangkan Kelompok 39 KKN MAs.

Pendampingan tidak hanya diarahkan pada aspek edukasi masyarakat. Namun, pada pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat potensi usaha lokal.

Kunjungan ke Podojoyo Farm sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan KKN dapat menjadi ruang belajar dua arah.

Mahasiswa memperoleh pengalaman dan pengetahuan praktis, sedangkan pelaku usaha mendapatkan perspektif serta dukungan dari generasi muda dalam mengembangkan potensi usahanya.

Kelompok 39 KKN MAs merupakan tim mahasiswa dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia yang menjalankan program pengabdian dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi dalam mengidentifikasi potensi lokal sekaligus mendorong pengembangannya secara berkelanjutan.***