Bupati Sukabumi Tinjau Kebakaran Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya, Kerugian Ditaksir Rp 2,5 Miliar

KABARINDAH.COM, Sukabumi—Bupati Sukabumi Asep Japar meninjau lokasi kebakaran hebat yang melanda Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/7/2026) malam. Dalam kunjungan tersebut, Asep menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak sekaligus memastikan langkah penanganan darurat segera dilakukan.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB itu menghanguskan 51 rumah. Sebanyak 70 kepala keluarga atau 402 jiwa terdampak akibat musibah tersebut.

“Data sementara, ada 51 rumah yang terbakar habis. Korban terdampak sebanyak 70 kepala keluarga dengan total 402 jiwa,” kata Asep Japar saat meninjau lokasi kebakaran. Ia mengatakan, nilai kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp 2,5 miliar.

Namun, angka tersebut masih bersifat sementara karena proses pendataan terhadap seluruh aset milik warga masih berlangsung.”Perkiraan sementara sekitar Rp 2,5 miliar. Karena di dalam rumah ada berbagai barang berharga seperti perhiasan, televisi, dan lainnya yang masih didata,” ujarnya.

Asep menjelaskan, Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya merupakan bagian dari kawasan adat Kasepuhan di Kabupaten Sukabumi. Selain Cipta Mulya, terdapat dua kasepuhan lain, yakni Kasepuhan Sinar Resmi dan Kasepuhan Gelar Alam.

Menurut dia, pemerintah daerah akan segera menggelar rapat koordinasi bersama seluruh instansi terkait pada Ahad (26/7/2026) untuk menetapkan langkah-langkah penanganan tanggap darurat, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas serta rencana pemulihan pascabencana.

”Pemerintah daerah akan mengadakan rapat bersama seluruh instansi terkait besok untuk membahas penanganan tanggap darurat agar bantuan kepada masyarakat terdampak dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi,” kata Asep.

Pemkab Sukabumi memastikan penanganan para korban menjadi prioritas, sembari melanjutkan pendataan kerusakan dan kebutuhan warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut.