Pelestarian Budaya Diperkuat, WBTB Jawa Barat Disosialisasikan di 43 Sekolah Sukabumi

KABARINDAH.COM, Sukabumi— Upaya pelestarian Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Jawa Barat terus digencarkan di Kota Sukabumi. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi tampilan WBTB yang menyasar 43 sekolah, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-112 Kota Sukabumi.

Kegiatan tersebut dibuka di Pesantren Dzikir Al-Fath, Sabtu (4/4/2026), dan dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, pimpinan ponpes, Ketua IPSI Kota Sukabumi, KORMI Sukabumi, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi.

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan warisan budaya tak benda sebagai bagian dari identitas bangsa.

“WBTB tidak hanya menjadi peninggalan masa lalu, tetapi juga merupakan nilai hidup, kearifan lokal, serta jati diri yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.

Bobby mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, pembangunan tidak semata berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga harus memperkuat karakter, budaya, dan identitas masyarakat.

Hal itu selaras dengan tema HUT ke-112 Kota Sukabumi, yakni “Harmonisasi dan Kolaborasi Bersama Membangun Kota”. Bobby menekankan pentingnya peran pelajar sebagai generasi penerus dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah, terutama di tengah arus globalisasi yang semakin kuat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh rasa cinta, kebanggaan, dan tanggung jawab generasi muda terhadap warisan budaya lokal.

Apresiasi juga disampaikan kepada Ponpes Modern Dzikir Al-Fath beserta Museum Prabu Siliwangi yang dinilai konsisten menjadi pusat edukasi dan pelestarian budaya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan milad ke-16 lembaga tersebut yang terus berkontribusi dalam penguatan nilai budaya dan spiritual masyarakat.