Reses Awal 2026, Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhany Ajak Warga Hidupkan Pekarangan Hijau dan Olah Sampah

KABARINDAH.COM, Sukabumi—Anggota DPRD Kota Sukabumi, Danny Ramdhany, menggelar reses masa persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 DPRD Kota Sukabumi di wilayah Kecamatan Cikole, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini menjadi ajang bagi wakil rakyat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut untuk menyerap aspirasi sekaligus menyosialisasikan program berbasis lingkungan.

Dalam pertemuan dengan warga, Danny menekankan pentingnya menghidupkan kembali budaya pekarangan hijau di tengah masyarakat. Program ini diarahkan pada pemanfaatan lahan rumah tangga untuk menanam tanaman dapur maupun tanaman obat keluarga (toga).

“Reses awal tahun 2026 ini kita turun langsung ke masyarakat untuk menyampaikan program pekarangan hijau. Isinya bukan hanya tanaman hias, tapi tanaman yang benar-benar bermanfaat seperti tanaman dapur dan tanaman obat,” ujar Danny.

Ia menilai, kebiasaan menanam tanaman produktif di lingkungan rumah mulai ditinggalkan masyarakat. Padahal, selain mendukung ketahanan pangan keluarga, pekarangan hijau juga berkontribusi pada kualitas lingkungan.

Selain itu, Danny juga mendorong optimalisasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Mulai dari pemilahan sampah rumah tangga hingga pengolahan lanjutan yang berpotensi menghasilkan kompos.

“Kita dorong masyarakat agar mulai mengolah limbah sampah, baik melalui pemilahan maupun pengolahan,” terang Danny yang juga Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Sukabumi. Ke depan, ini bisa dikembangkan menjadi kompos.

Dua program ini kata Danny, diharapkan bukan hanya menyelesaikan persoalan lingkungan. Akan tetapi juga bisa menjadi nilai ekonomi atau cuan bagi masyarakat.

Menurut Danny, persoalan pengelolaan sampah dan pemanfaatan pekarangan merupakan masalah universal yang dihadapi hampir semua wilayah perkotaan. Oleh karena itu, ia berharap ke depan pemerintah daerah dapat menghadirkan program pendukung, seperti penyediaan bibit tanaman, pupuk, hingga kompos bagi warga.

Dalam reses tersebut, Danny juga mencatat sejumlah aspirasi lain dari masyarakat, di antaranya keluhan terkait kondisi jalan yang rusak. Ia berharap perbaikan infrastruktur jalan dapat direalisasikan pada pertengahan tahun ini. “Aspirasi ini akan kami tindak lanjuti dan perjuangkan agar bisa masuk dalam program pembangunan daerah,” jelasnya.