Kabar  

Sopan Cerdas, Inilah Pola Asuh Ala Orangtua Maudy Ayunda Layak ditiru

Maudy Ayunda (doc.| ig | maudyayunda)

KABARINDAH.COMBaru-baru ini masih hangat diperbincangkan dan viral Maudy Ayunda sudah menyelesaikan pendidikan S2 di Stanford University, Amerika Serikat. Kata-kata tidak dapat menggambarkan berapa banyak yang telah ia pelajari disana, terutama tantangan-tantangan unik dan tidak terduga.

Kabar mengenai kelulusannya ini ia umumkan di Instagram pribadinya. Maudy sudah berhasil meraih dua gelar magister sekaligus, yakni Master of Business Administration (MBA) dan pendidikan Master of Arts (MA). Sebelumnya juga Maudy berhasil menyelesaikan pendidikan S1 di Oxford University, Inggris.

” March last year, my Stanford experience changed overnight. Zoom classes and masks filtered the way I learned and interacted. But in a way, my sense of being was enhanced. I was pushed to relinquish control, reflect, and prioritize. I had to decide swiftly and unapologetically about what really mattered to me,” tulis Maudy Ayunda dalam Caption Instagram pribadinya @maudyayunda, Rabu (9/6).

Baca Juga:  Kota Sukabumi Tempati Lima Peringkat Tertinggi Vaksinasi di Jabar

Maudy sangat bersyukur bisa menyelesaikan pendidikannya ini. Menurutnya ini merupakah hal yang istimewa dan luar biasa bisa sampai pada titik itu.

“I am grateful for every bit of it. It was a tremendous privilege to have walked these walls. Here’s hoping I can pay it forward! ” tutup Maudy

Banyak warganet yang memberikan selamat termasuk artis tanah air. Namun, ada juga yang memberikan komentar sinis terharap penyanyi lagu Perahu Kertas ini seperti yang disampaikan salah satu akun twitter @areajulid.

” Buat apa Maudy sekolah tinggi-tinggi kalau nantinya jadi ibu rumah tangga karena dinikahi pengusaha kaya raya,” tulis seorang warganet dikutip VIVA dari foto tangkapan layar yang diunggah akun Twitter @AREAJULID, Rabu, 16 Juni 2021.

Baca Juga:  Nakes Wisma Atlet Pertama Gugur Karena Covid-19

Sontak unggahan tersebut banyak menuai respon warganet lainnya. Tapi yang menjadi sorotan kini adalah bagaimana orangtua Maudy Ayunda memberikan pola asuh yang dapat ditiru oleh para kaum millenial yang akan menjadi orang tua.

Berikut Pola Asuh Orangtua Maudy Ayunda.

 

Maudy bersama adik dan kedua orang tuanya (doc.| ig | maudyayunda)
1. Sang ibu menuturkan bahwa sejak kecil anak harus diajak berdiskusi sehingga terbiasa berpikir kritis
Maudy bersama adik dan kedua orang tuanya (doc.| ig | maudyayunda)
2. Diskusi akan membuat anak memiliki kemampuan memecahkan masalah dengan baik, ini bisa dimulai dari hal-hal yang sederhana
Maudy bersama adik dan kedua orang tuanya (doc.| ig | maudyayunda)
3. Maudy kecil sudah belajar mengambil keputusan. Anak memang harus diajarkan untuk bertanggung jawa sejak kecil
Maudy bersama adik dan kedua orang tuanya (doc.| ig | maudyayunda)
4. Maudy selalu diajarkan untuk berinteraksi dengan anak lain agar melihat dunia secara luas dan berpikiran terbuka
Maudy bersama sang adik (doc.| ig | maudyayunda)
5. Muren dan Didit sepakat agar anak menyeimbangkan antara belajar dan bersosialisasi
Maudy bersama sang adik (doc.| ig | maudyayunda)
6. Maudy dan adiknya dibebaskan untuk mencoba hal-hal baru selama itu positif, enjoy dan tidak merasa tertekan
Maudy bersama sang ibu Mauren Jasmedi (doc.| ig | maudyayunda)
7. Keluarganya terbiasa untuk berdiskusi bersama untuk membuat aturan, tetapi sifatnya sangat fleksibel
Maudy bersama sang ibu Mauren Jasmedi dan ayahnya Didit Jasmedi R. Irawan (doc.| ig | maudyayunda)
8. Budaya membaca diterapkan sejak kecil sebagai hiburan. Tak heran kalau Ayah Maudy pergi k Singapura hanya untuk membelu buku 1 koper penuh
Maudy bersama adik dan kedua orang tuanya (doc.| ig | maudyayunda)
9. Tidak membiasakan memberikan hadiah sebagai aspirasi
Maudy bersama adik dan kedua orang tuanya (doc.| ig | maudyayunda)
10. Tidak membandingkan satu anak dengan anak lainnya, karena setiap anak memiliki minat dan bakat masing-masing.