KABARINDAH.COM, Sukabumi–Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, menyebutkan kesempatan bekerja ke luar negeri merupakan momentum berharga yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sekaligus menjadi ruang pembuktian diri melalui kejujuran, komitmen, dan konsistensi dalam bekerja. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan pelepasan 50 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Kota Sukabumi yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, dengan tujuan penempatan di Turki dan Kuwait, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemkot Sukabumi dalam membuka akses kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran. Ditandai dengan penyerahan simbolis paspor dan tiket kepada perwakilan CPMI, pelepasan ini juga menjadi awal perjalanan para pekerja migran untuk menggapai masa depan yang lebih baik, sekaligus membawa harapan bagi keluarga dan kontribusi positif bagi daerah.
”Kesempatan ini tidak selalu datang dua kali. Gunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kapasitas diri,” kata Ayep. Ia berpesan agar para CPMI menjunjung tinggi kejujuran, komitmen, dan konsistensi dalam bekerja sebagai modal utama meraih kepercayaan di lingkungan kerja internasional.

Menurut Ayep, pengiriman tenaga kerja ke luar negeri merupakan salah satu strategi pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran. Sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam jangka panjang, Pemkot Sukabumi menargetkan pembangunan ekosistem kebaikan dalam kurun waktu lima hingga sepuluh tahun ke depan. Salah satunya dengan mendorong kontribusi sosial dari para pekerja migran melalui wakaf sebesar satu persen dari penghasilan sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan daerah.
“Harapannya ke depan kita memiliki dana abadi yang dapat mendukung pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor,” ujar Ayep.










