Kabar  

Ilmu Komunikasi UM Bandung Gelar Pelatihan Marketing Digital Produk UMKM

KABARINDAH.COM – Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) melaksanakan Workshop Pelatihan IT dan Pemasaran Produk Sorgum bekerja sama dengan TP PKK Desa Bojongmanggu sebagai bentuk kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKM) pada Jumat (12/08/2022).

Mengawali acara dengan penyampaian sambutan dari Neneng Supriantingsih SAg MPd selaku pemilik usaha dari “Abah Sorgum”. Neneng Supriantingsih menyampaikan sekilas mengenai sejarah “Abah Sorgum” dari awal hingga saat ini.

“Produk Sorgum ini sudah sampai ke luar daerah. Namun, saat ini strategi marketing-nya belum sampai kepada marketing go digital. Oleh karena itu, kedatangan dari kampus UM Bandung ini sangat membantu saya dan ibu PKK dalam proses pemanfaatan media sosial saat ini,” tutur Neneng Supriantingsih.

Baca Juga:  Juventus Dibekuk FC Porto 2-1, Leg Kedua Jadi Beban

Kegiatan workshop ini diisi penyampaian dua materi. Pertama, materi “Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Komunikasi Pemasaran untuk UMKM” yang disampaikan Ulfa Yuniati SIkom MSi.

Dalam pemaparannya, Ulfa Yuniati menyampaikan bahwa dalam marketing go digital, penting untuk memiliki brand personality, brand identity, dan brand positioning untuk meningkatkan marketing produk.

Materi kedua mengenai “Smartphone Photography” disampaikan Endrian Kurniadi SKom MIKom. Pada era go digital saat ini, kata Endrian, masyarakat sebetulnya dibuat serba mudah dengan adanya kecanggihan teknologi.

“Jadi, dengan hanya memanfaatkan smartphone, kita bisa menampilkan produk lebih menarik untuk di-upload di media sosial kita,” tutur Endrian Kurniadi.

Usai pemaparan materi, acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Setelah itu, ditutup dengan praktik pembuatan akun media sosial, kemudian praktik cara pemasaran efektif di Instagram, dan Shopee.

Baca Juga:  Pompa Semangat Pelajar Raih Cita-Cita, Mata Garuda Jawa Barat Gelar Webinar Kelas Inspirasi

Tidak kalah menarik, pada akhir acara diadakan juga praktik cara membuat foto produk dengan memanfaatkan handphone dan mini studio.

Ibu–ibu PKK ikut terbantu dengan adanya pelatihan ini karena mereka “dipaksa” harus melek digital dengan segala keterbatasan yang ada dalam memasarkan bisnis khususnya di bisnis UMKM “Abah Sorgum”.

Kegiatan ini berakhir dengan pemberian alat–alat mini studio untuk dipergunakan dalam foto produk bisnis oleh ibu-ibu PKK, khusunya UMKM “Abah Sorgum”.***(Afifah Nabilah)