KABARINDAH.COM, Sukabumi— Pemkot Sukabumi melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) terus memantau pergerakan harga bahan pokok dan penting (bapokting) guna menjaga stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat. Pemantauan dilakukan melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siaga Bapokting) di dua pasar utama, yakni Pasar Pelita dan Pasar Tipar Gede, Jumat (1/5/2026).
Petugas Pengawasan Barang Strategis Diskumindag Kota Sukabumi, Rifki, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan adanya fluktuasi pada sejumlah komoditas. Kenaikan harga tercatat pada bawang merah asal Jawa yang naik dari Rp 40.000 per kilogram menjadi Rp 45.000 per kilogram.
Sementara itu, harga cabai merah besar lokal justru mengalami penurunan, dari sebelumnya Rp60.000 per kilogram menjadi Rp50.000 per kilogram. “Untuk komoditas lainnya, berdasarkan hasil pemantauan di kedua pasar tersebut, belum terdapat perubahan harga yang signifikan,” ujar Rifki.
Ia menambahkan, pemantauan rutin ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi gejolak harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga di pasaran.
Diskumindag Kota Sukabumi juga mengimbau para pelaku usaha dan distributor untuk menjaga stabilitas pasokan agar fluktuasi harga tidak berdampak luas terhadap masyarakat, khususnya menjelang periode kebutuhan tinggi.
