Kabar  

BPBD : Delapan Kejadian Bencana Landa Kota Sukabumi Pasca Diguyur Hujan Deras

KABARINDAH.COM, Sukabumi–Sebanyak delapan kejadian bencana terjadi di Kota Sukabumi pada Jumat (16/2/2024) sore. Hal ini akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur Sukabumi dan sekitarnya.

” Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan evakuasi bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik, Jumat. Dari data yang tercatat, banjir limpasan terjadi dibeberapa titik.

Di antaranya Kampung Lio Babakan RT 03 RW 01 Kelurahan Cikondang, Kelurahan Sudajaya Hilir, Kampung Lio Babakan RT 04 RW 08, Kelurahan Cikondang, belakang Santa Sea RT 01 RW 05, Kelurahan Gedongpanjang, RT 01 RW 07 Kelurahan Jayamekar, tenda ambruk dan Kampung Nangela RW 06 Kelurahan Baros. Adapun, tanggul jebol terjadi di RT 01 RW 06 Kelurahan Jayamekar.

Baca Juga:  Perhatian dan Apresiasi Gubernur Anies Pada Kontingen PON XX DKI Jakarta Bikin Bahagia

Novian menerangkan, insiden terjadi sekitar pukul 17.04 WIB saat wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi. ” Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam bencana alam ini hanya kerugian materi saja. Terlebih, kebanyakan jenis bencana yang terjadi banjir limpasan,” jelasnya.

Setelah mendapatkan laporan dari warga, terang Novian, petugas langsung sigap melakukan pengecekan lokasi kejadian sekaligus membantu warga membersihan lumpur maupun evakuasi barang lainnya. Hingga kini petugas masih melakukan evakuasi bencana alam di setiap wilayah.

Novian mengungkapkan, penyebab bencana banjir limpasan terjadi kebanyakan akibat saluran air yang tersumbat sampah. Sehingga saat turun hujan air meluap hingga terjadi banjir.

Ke depan kata Novian, BPBD meminta agar warga dapat menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke sungai. BPBD Kota Sukabumi juga tidak hentinya meminta warga agar lebih waspada saat musim hujan. ” Saat turun hujan sering terjadi bencana seperti banjir, longsor, pohon tumbang dan bencana alam lainnya,” cetusnya.