10 SMK di Kota Sukabumi Teken MoU dengan P3MI, Tekan Pengangguran Lulusan Baru

KABARINDAH.COM, Sukabumi—Pemkot Sukabumi melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) memperkuat penyiapan tenaga kerja muda dengan memfasilitasi kerja sama antara Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dan 10 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Sukabumi.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang bertujuan membuka peluang kerja bagi lulusan SMK di Kantor Disnaker Kota Sukabumi pada Kamis (7/5/2026).

Kepala Disnaker Kota Sukabumi Punjul Saepul Hayat mengatakan, kerja sama itu menjadi langkah strategis menghadapi momentum kelulusan siswa SMA dan SMK pada Mei hingga Juni mendatang. “Pada bulan Mei dan Juni nanti akan ada pelulusan siswa SMA dan SMK. Mereka tentu harus disalurkan dengan benar dan baik,” ujarnya

Menurut Punjul, keterlibatan 10 SMK dalam kerja sama tersebut diharapkan mampu memperkuat kesiapan lulusan memasuki dunia kerja sekaligus menekan angka pengangguran di Kota Sukabumi.

Direktur Utama PT Dwi Tunggal Jaya Abadi Yuliawaty menjelaskan, kerja sama tersebut dilakukan untuk membangun sinergi antara dunia pendidikan dan kebutuhan tenaga kerja di luar negeri. “Kami mengajak seluruh sekolah di Kota Sukabumi agar bisa bergabung memenuhi kebutuhan tenaga kerja di luar negeri. Harapannya tentu untuk mengurangi angka pengangguran,” katanya

Dalam kegiatan tersebut, Bank BJB juga turut mendukung program penempatan pekerja migran melalui fasilitas pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) PMI.

Perwakilan Bank BJB menyampaikan, kehadiran perbankan dalam program tersebut menjadi bagian dari upaya membantu calon pekerja migran mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah. “BJB hadir untuk membantu mengurangi tingkat pengangguran melalui pembiayaan KUR PMI, dan saat ini sudah ada yang memanfaatkannya,” ujar perwakilan BJB.