5 Aktivitas Ini Membantu Melatih Keseimbangan Tubuh Anak

KABARINDAH.COM – Anak usia 2-3 tahun koordinasi untuk membuat tubuh seimbang belum matang, sehingga sering jatuh. Tubuhnya butuh stimulasi untuk membantu perkembangan keseimbangannya. Latih keseimbangannya dengan kegiatan yang menyenangkan.

Anak yang tidak punya keseimbangan akan kesulitan mengontrol gerakan tubuh (seperti kepala, pundak, tangan, atau kaki), berjalan sempoyongan dan sering jatuh atau menabrak sesuatu tanpa alasan, takut ketinggian, kesulitan belajar naik sepeda, serta sulit diajak konsentrasi.

Berikut ini, 5 Kegiatan positif untuk melatih keseimbangan dan koordinasi anak Anda.

1. Menari

Saat menari anak belajar mengoordinasikan mata, telinga, pinggul, tangan dan kaki untuk menyelaraskan gerakan dengan musik. Anda boleh mengikut sertakan anak dalam sangar atau kursus menari, seperti tari daerah atau modern dance. Tapi hindari untuk memaksa anak!

Baca Juga:  Kota Sukabumi siap Laksanakan PTM, Ini Penjelasannya!!

2. Beladiri

Di balik stigma kekerasan yang melekat pada olahraga ini, beladiri bermanfaat bagi perkembangan motorik kasar dan keseimbangan tubuh anak. Latihan menendang dapat memperkuat otot paha dan selangkangan yang berperan saat anak berjalan dan berlari.

Tendangan dan tonjokan dalam beladiri balita tak memperhatikan intensitas dan kekuatan, namun lebih melihat posisi tubuh. Posisi tubuh yang tepat dapat membantu anak memiliki postur dan keseimbangan tubuh yang baik.

Meniti jalan di atas balok titian, seperti salah satu gerakan senam lantai yang menggunakan alat bantu balok. Senam lantai membantu para atlet untuk menjaga keseimbangan tubuh.

Anak bisa mencontek adegan ini! Latihan ini menguatkan bagian otot kaki Tibialis Anterior yang berperan penting saat anak berlari dan melompat, serta koordinasi antara mata dengan kaki.

Baca Juga:  Pembukaan PESONAMU Universitas Muhammadiyah Bandung Dimeriahkan 1.700 Mahasiswa Baru

3. Loncat satu kaki

Bertumpu pada satu kaki merupakan gerakan yang efektif untuk melatih keseimbangan tubuh anak. Agar lebih dinamis dan tak membosankan, lakukan variasi gerakan melompat dengan menggunakan satu kaki, seperti permainan jaman dulu, dampu.

4. Meniru pesawat terbang

Berdiri dengan kaki satu, sambil merentangan kedua tangan dapat melatih keseimbangan tubuh dan kekuatan otot lengan serta kaki. Anak juga belajar untuk representasi atau membayangkan bentuk dan gerak dari pesawat terbang.

Minta anak menggerakkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri secara bergantian, agar lebih menyerupai gerakan pesawat terbang. Bila perlu buat adegan ada burung atau pesawat lain yang melintas. Makin seru ‘perjalanannya’ di udara, makin sering ia meniru gaya pesawat ini.

Baca Juga:  Selain Lidah Buaya, Ada Juga Lidah Mertua. Ini 5 Tanaman Hias Lidah yang Percantik Rumah!

5. Twister

Permainan yang terdiri dari sebuah karpet plastic bergambar bulatan-bulatan berwarna dan papan pemutar atau spinner, yang bentuknya seperti jam, ini tidak hanya melatih keseimbangan dan koordinasi tubuh anak, tapi juga mengenalkan aneka warna dan problem solving pada anak.