Kabar  

UMC Raih Gold Winner Sebagai Pelaksana Terbaik PKKM Liga 2

KABARINDAH.COM, Jakarta — Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberikan anugerah penghargaan kepada Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Pelaksana Terbaik Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2022 Liga 2 yang yang berhasil meraih Gold Winner.

UMC telah membumikan torehan prestasi sejak di Liga 2 tahun pertama 2021, program PKKM. Kemudian, UMC kembali mendapatkan yang terbaik di Liga 2 program PKKM untuk tahun kedua di tahun 2022.

Hal ini disampaikan oleh Rektor UMC Arif Nurudin MT usai menerima sertifikat anugerah penghargaan dari Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng selaku Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek) pada Malam Anugerah Diktiristek 2022 di The Sultan Hotel & Residence Jakarta Pusat, Kamis (15/12/2022).

Baca Juga:  Rektor UIN Bandung Minta Pimpinan Terkait Tindak Lanjuti Audit Mutu Internal

“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah kado spesial di penghujung tahun 2022. Adapun Prodi yang mendapatkan hibah PKKM yakni Prodi Pendidikan Gurus SD (Prodi-PGSD), Prodi Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PG-PAUD), dan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (Prodi-PBI). Prodi yang lolos berdasarkan seleksi proposal PKKM di internal, kemudian diajukan dengan tahapan yang diatur oleh Kemendikbudristek. Keberhasilan ini berkat kerjasama tim yang solid,” ucap Arif yang didampingi oleh Ketua Tim Task Force PKKM UMC Dr. Bagus Nurul Iman M.Pd.

Dengan capain ini, ujar Arif, UMC berhasil mewujudkan transformasi Perguruan Tinggi yang bermutu, relevan, dan inovatif untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan mampu berkontribusi positif dalam pembangunan bangsa.

Baca Juga:  Analisis Psikolog UMBandung dalam Kasus Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan

Arif juga menjelaskan, UMC yang sudah berusia 22 tahun ini telah melakukan berbagai inovasi dalam penerapan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang berkualitas, termasuk modernisasi proses belajar mengajar yang memanfaatkan teknologi informasi, dan perluasan akses sesuai dengan diferensiasi misi yang dimilikinya.

Lebih lanjut, Arif mengungkapkan bahwa di balik kesuksesan, selalu ada kerja keras terus-menerus. Tanpa kerja keras, sulit rasanya untuk mendapatkan kesuksesan. UMC dengan ragam dinamika mampu berlari kencang dan membuat lompatan capaian.

Oleh karena itu, Arif mengajak civitas akademika UMC untuk bersyukur kepada Allah SWT atas setiap ikhtiar kampus untuk mengejawantahkan nilai-nilai keunggulan yang islami, profesional, dan mandiri, tentu membutuhkan sinergi dan kekompakan.

Baca Juga:  Wibawa Seorang Guru: Ia adalah Manusia Hebat

“Kesuksesan tidak lahir secara instan, banyak ujian yang menerpa sebelum meraih kesuksesan tersebut. Kerja keras tidak akan mengkhianati hasil. Begitupun dengan Kegiatan PKKM UMC, telah melibatkan dosen dan mahasiswa di lingkungan prodi khusunya dan universitas pada umumnya,” pungkas Arif.***