Ibrah  

Kata Bijaksana Ali Ibn Abi Thalib tentang Mencintai Manusia

KABARINDAH.COM – Saat kita mengaku cinta pada Allah, buktikanlah cintamu itu melalui perbuatan penuh cinta dan kebaikan terhadap orang di sekitar. Karena selain mendekatkanmu pada-Nya, mencintai sesama manusia mampu menjadi pertanda jiwa kita masih hidup.

Islam menganjurkan untuk mencintai orang miskin, duduk bersamanya, menolongnya, melindungginya dan bersabar bersamanya. Mereka butuh dengan bantuan kita, bukan sekadar dekat dengannya.

Karena cinta pada Allah ialah puncak tertinggi perasaan cinta, membutuhkan bukti kongkrit melalui kasih sayang terhadap sesama; khususnya terhadap fakir miskin.

Saat kita membantu mereka, Insyaallah, akan dimudahkan Allah dalam setiap urusan, dihilangkan kesusahan di hari Kiamat, dan memperoleh pahala-Nya.

Saking cintanya Rasulullah Saw. terhadap orang miskin, sampai-sampai beliau berdoa, “Ya Allah, hidupkanlah aku dalam keadaan miskin, matikanlah aku dalam keadaan miskin, dan kumpulkanlah aku bersama rombongan orang-orang miskin.” (Al-Hadits).

Baca Juga:  Bagaimana Hukum Jual Beli Kredit Menurut Islam? Ini Jawaban Muhammadiyah

Ali Ibn Abu Thalib Karamallahu wajh r.a berujar, “Orang kikir mempercepat kemiskinan bagi dirinya. Dia hidup di dunia laksana orang miskin dan akan dihisab kelak di akhirat dengan penghisaban orang kaya.”