Kabar  

Din Syamsuddin Motivasi Lulusan UM Bandung Agar Tak Berhenti Belajar dan Selalu Mencerahkan Bangsa

Din Syamsuddin saat menyampaikan orasi ilmiah bertajuk "Meneguhkan Islam Berkemajuan, Mencerahkan Kehidupan Bangsa" pada Wisuda ke-3 UM Bandung di Auditorium KH Ahmad Dahlan lantai tiga UM Bandung, Sabtu 17 Desember 2022 (Dok Promosi & PMB UM Bandung).

BANDUNGMU.COM, Bandung – Prof Dr KH Muhammad Sirajuddin MA PhD biasa disebut Din Syamsuddin menyampaikan pesan Islam Berkemajuan dalam Orasi Ilmiah.

Orasi sekaligus motivasi itu ia kemukakan pada acara Wisuda ke-3 UM Bandung di Auditorium KH Ahmad Dahlan lantai tiga UM Bandung, Sabtu 17 Desember 2022.

Ia mengatakan, para wisudawan harus menerapkan ilmu yang mereka dapat dari kampus. Din Syamsuddin mengatakan, baik perempuan maupun laki-laki, jika memiliki kesempatan untuk meneruskan pendidikan, lanjutkanlah hingga setinggi-tingginya.

“Ayo teruskan studinya ke jenjang lebih tinggi lagi untuk mencerahkan kehidupan bangsa dan menguatkan ciri khas Muhammadiyah yaitu Islam yang berkemajuan,” ujar Din.

Islam berkemajuan yang merupakan usulan dari KH Ahmad Dahlan itu bersifat temporer atau tentatif bagi persyarikatan. “Hal itu menunjukkan bahwa perlu adanya pemahaman mengenai Islam  selalu progresif untuk kemajuan,” tutur Din.

Baca Juga:  Tersesat di Hutan Majalengka, 7 Penumpang Minibus Dievakuasi. Kok Bisa?

Dasar Islam Berkemajuan

Menurut Din, dasar Islam berkemajuan adalah tauhid, yakni tauhid aktif yang mengesakan Allah dalam kehidupan nyata. “Tauhid yang  menjelma dalam mengemban misi kemanusiaan yaitu sebagai khilafah,” ungkap Din.

Din Syamsudin berpesan kepada para wisudawan UM Bandung untuk menjadi muslim progresif dan dapat mengembangkan diri dalam berbagai kemampuan.

“Jadilah intelektual sejati! Jangan berhenti belajar hingga alumni UM Bandung ini bisa menyebar dalam berbagai lini kehidupan yang bisa membawa perubahan dan kebaikan dengan keislaman,” tegas Dina.

Islam berkemajuan, pungkas Din tak hanya menjalin erat hubungan dengan Allah, tapi juga dengan manusia. “Ya, harus dibarengi dengan berdisiplin, penghargaan akan waktu, dan mengembangkan diri. Kalau ini dipraktikkan, insyaallah akan jadi khairu  ummah (umat terbaik),” terang Din.

Baca Juga:  Stafsus Menag: Humas PTKIN Diminta Aktif Publikasikan Hasil Penelitian ke Publik

Menjadi laskar zaman

Selain itu, mantan ketua MUI pusat itu pun mengutarakan pentingnya para lulusan UM Bandung menjadi intelektual sejati. Bagi doktor lulusan islamic studies University of California itu, intelektual sejati adalah sarjana yang terus berlajar.

“Bukan hanya belajar pada ilmu yang dikuasainya, tapi belajar juga ilmu lain, yang sesuai dengan Al-Quran dan Hadis,” papar Din.

Ciri lain intelektual sejati, ungkap Din adalah mereka yang memiliki kepekaan terhadap permasalahan dan mampu memberikan solusinya. “Itulah sarjana sejati! Maka, ayo lanjut kuliah lagi agar para lulusan UM Bandung jadi laskar zaman,” tutup Din.***(DAM/FK)