Dari Ruang Perpustakaan Marema Tipar Sukabumi, Alumni PAUD Al-Zuhriyah Kembali Mengabdi Ajarkan Anak-anak Lawan Cacingan

KABARINDAH.COM, Sukabumi–Suara tawa dan keceriaan anak-anak memenuhi ruangan Perpustakaan Marema Kelurahan Tipar, Kota Sukabumi, Senin (25/5/2026) sore. Dengan seragam PAUD dan wajah penuh rasa ingin tahu, mereka duduk rapi mendengarkan penjelasan tentang pentingnya menjaga kebersihan agar terhindar dari penyakit cacingan.

Sesekali terdengar celetukan polos dari anak-anak PAUD Al-Zuhriyah ketika pemateri memperlihatkan gambar cara mencuci tangan yang benar. Suasana edukasi kesehatan itu terasa hangat sekaligus akrab, karena sosok yang berdiri di depan mereka bukan orang asing.

Ia adalah Daima Chayyira Fahima, alumni PAUD Al-Zuhriyah Tipar yang kini menempuh pendidikan kebidanan di Universitas Padjadjaran. Kepulangannya ke lingkungan tempat ia tumbuh menjadi momen yang membangkitkan kebanggaan sekaligus inspirasi bagi anak-anak, guru, dan orang tua yang hadir.

Dengan bahasa sederhana dan penuh keceriaan, Daima mengajak anak-anak memahami pentingnya hidup bersih, mulai dari mencuci tangan, menjaga kebersihan kuku, hingga membiasakan memakai alas kaki saat bermain.

Kegiatan bertajuk “Ayo Lawan Cacing” itu merupakan kolaborasi inklusi sosial antara Kelurahan Tipar, Perpustakaan Marema, dan PAUD Al-Zuhriyah. Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Tipar Cecep Kuswandi, Kepala Perpustakaan Marema Tipar Dadang Irawan, serta Bunda Literasi sekaligus Bunda PAUD Tipar Nita Juwita, pengelola layanan Perpustakaan Marema Tipar Dila Novianti, serta guru PAUD Al Zuhriyah.

Kepala Perpustakaan Marema Tipar Dadang Irawan mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kita kedatangan PAUD Al-Zuhriyah Kelurahan Tipar. Antusias sekali anak-anak hadir di sini. Ini kegiatan kolaborasi inklusi sosial dari Kelurahan Tipar, Perpustakaan Marema, juga dengan PAUD Al-Zuhriyah,” ujar Dadang. Menurut dia, kehadiran alumni PAUD yang kini menjadi mahasiswa kebidanan memberikan nilai lebih bagi anak-anak.

Sosok Kak Daima dinilai mampu menjadi contoh nyata bahwa pendidikan dapat membawa anak-anak meraih cita-cita, tanpa melupakan tempat asalnya.

“Alhamdulillah hari ini juga hadir alumni dari PAUD Al-Zuhriyah yang menjadi narasumber, yaitu mahasiswa UNPAD jurusan kebidanan, Kakak Daima. Ini tentu menjadi motivasi bagi anak-anak,” katanya.

Tidak hanya menyasar peserta didik, penyuluhan tersebut juga diikuti guru dan orang tua. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat sejak usia dini guna mencegah penyakit cacingan pada anak.

Di tengah keterbatasan ruang dan fasilitas, kegiatan sederhana di sudut Kelurahan Tipar itu memperlihatkan bagaimana perpustakaan dapat tumbuh menjadi pusat pembelajaran sosial. Bukan sekadar tempat membaca buku, melainkan ruang yang mempertemukan pendidikan, kesehatan, dan semangat berbagi antargenerasi.

Bagi anak-anak PAUD yang hadir pagi itu, mungkin penyuluhan tersebut hanyalah kegiatan menyenangkan bersama “Kakak Daima”. Namun bagi warga Tipar, momen itu menjadi pengingat bahwa pendidikan yang ditanam sejak dini dapat kembali tumbuh menjadi pengabdian bagi lingkungan tempat seseorang berasal.

Exit mobile version