Bakti Ka Guru, Ika Smanti Berangkatkan Dua Guru SMAN 3 Sukabumi ke Tanah Suci

KABARINDAH.COM, Sukabumi—Rasa terima kasih kepada guru diwujudkan Ikatan Alumni SMAN 3 Kota Sukabumi (Ika Smanti) dengan cara yang berbeda. Dua guru, masing-masing guru purna dan guru aktif, akan diberangkatkan untuk menunaikan ibadah umrah.

Keduanya adalah Agus Suganda, guru purna, dan Ami Hasni Utamisari, guru yang masih aktif mengajar di SMAN 3 Kota Sukabumi. Walimatussafar bagi kedua guru tersebut digelar bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tasyakuran sekaligus penutupan rangkaian Reaksi (Reuni Akbar Ika Smanti-red), Sabtu (5/9/2026).

Ketua IKA SMAN 3 Sukabumi, Novel Fajar Ristawan mengatakan, pemberangkatan umrah tersebut merupakan bentuk sederhana dari rasa kasih sayang dan penghormatan alumni kepada guru yang telah berjasa dalam perjalanan pendidikan mereka. “Alhamdulillah, tahun ini kita berangkatkan dua orang guru untuk berangkat umrah sebagai simbol kasih sayang kami, murid kepada guru,” kata Novel.

Menurut Novel, kedua guru tersebut dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 20 September 2026. Seluruh kebutuhan perjalanan, mulai dari biaya umrah, administrasi, visa hingga paspor, ditanggung oleh Ika Smanti. Alumni juga memberikan uang saku sebagai bekal bagi kedua guru selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Administrasi, visa, paspor, semua kita yang support. Ada juga sedikit uang saku untuk bekal para guru ke sana,” ujar Novel. Ia mengatakan, program tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemberangkatan umrah.

Ika Smanti lanjut Novel ingin menjadikannya sebagai awal dari gerakan “Bakti Ka Guru” yang dapat dilakukan alumni dalam berbagai bentuk.
Ia berharap keberhasilan para alumni setelah lulus dari SMAN 3 Sukabumi dapat kembali memberi manfaat bagi almamater, terutama bagi para guru yang pernah mendidik mereka.

“Ini untuk memancing rekan-rekan yang lain yang sudah sukses di luar sana untuk kembali ke almamaternya. Yuk, kita sama-sama bangun, kita sama-sama buktikan bahwa kita ini ada,” tutur Novel. Ia menilai, keberhasilan para alumni saat ini tidak terlepas dari jasa, budi, dan pengabdian para guru.

Pemberian kesempatan beribadah umrah tersebut terang Novel, diharapkan menjadi simbol penghormatan kepada guru. Bukan hanya bagi keluarga besar SMAN 3 Sukabumi, tetapi juga dapat menginspirasi para alumni dan siswa di tempat lain.

“Ini juga salah satu bukti bahwa hari ini kita berhasil tidak terlepas dari jasa, budi, dan pengabdian guru-guru yang ada di SMA Negeri 3 Sukabumi,” kata Novel. Selain walimatussafar, kegiatan tersebut diisi dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Para alumni diajak menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Kegiatan itu sekaligus menjadi tasyakuran atas selesainya rangkaian Reaksi Reuni Akbar 2 serta pembukaan kembali program pengajian rutin Ika Smanti.

Novel mengatakan, program bakti kepada guru akan terus dikembangkan. Bentuknya tidak harus selalu berupa pemberangkatan umrah, tetapi akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi para guru.

“Insya Allah, bakti ini mungkin bentuknya nanti tidak hanya umrah saja. Bentuknya bisa apa saja, disesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan,” ujar Novel.

Exit mobile version