Ada Fitur Baru Twitter, Namanya Filter dan Limit yang Bikin Pengguna Nyaman!

  • Bagikan

KABARINDAH.com – Twitter kini sedang mempersiapkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menyaring dan membatasi balasan tweet. Tujuannya, meningkatkan keamanan serta kenyamanan pengguna di platform microblogging tersebut.

Desainer Produk Senior Twitter, Paula Barcante menunjukkan sekilas fitur pembatasan balasan tweet ini, melalui unggahan foto di akun pribadi Twitternya @paulabarcante.

“Kami sedang menjajaki kontrol baru yang disebut ‘Filter’ dan ‘Limit’. Ini dapat membantu Anda menjauhkan konten balasan tweet yang berpotensi berbahaya,” tulisnya di akun tersebut.

Dari gambar yang diunggah Paula, terdapat dua opsi yang bertuliskan ‘Filter potentially offfensive replies’ dan ‘Limit potentially unwelcome accounts from replying’ di dalam menu ‘Control the types of replies’. Artinya, pengguna bisa mengontrol tipe balasan (dari pengguna lain) di tweet yang mereka buat.

Baca Juga:  Mood Kamu Nggak Stabil saat WFH? Inilah 5 Tips Atasi Pandemic Fatigue

Opsi pertama berupa kemampuan untuk memfilter balasan tweet ofensif yang mengandung bahasa berbahaya, seperti ujaran kebencian. Jika pegguna mengaktifkan opsi ini, balasan yang difilter tidak akan terlihat oleh siapa pun di utas kecuali orang yang mem-postingnya.

Sedangkan opsi kedua, berguna untuk membatasi akun yang tidak diinginkan, dari segi konten bahasa, untuk membalas tweet. Pengguna bisa memilih akun mana saja yang ingin mereka filter dan batasi melalui tiga opsi di atas kedua fitur baru ini.

Melansir dari TechTimes, Minggu, 26 September 2021, terdapat pilihan, semua orang (Everyone), orang yang Anda diikuti (People you follow), dan hanya orang yang disebutkan (Only people you mention).

Baca Juga:  Mood Kamu Nggak Stabil saat WFH? Inilah 5 Tips Atasi Pandemic Fatigue

Sayangnya, belum ada detail lain mengenai fitur ini apakah bisa diaktifkan langsung melalui titik tiga di setiap tweet atau harus melalui menu Pengaturan (Settings).

Kini, fitur ‘Filter’ dan ‘Limit’ juga masih dalam tahap konsep awal untuk mengumpulkan umpan balik dari pengguna sebelum diluncurkan secara resmi.

  • Bagikan