KABARINDAH.COM, Sukabumi–Pemkot Sukabumi menggaungkan gerakan donasi satu telur per bulan yang melibatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN). Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat, khususnya keluarga berisiko stunting.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, gerakan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan peran aktif ASN dalam upaya menurunkan angka stunting di Kota Sukabumi. Setiap ASN diminta menyumbangkan satu butir telur setiap bulan.
“Satu bulan sekali satu butir telur per satu bulan untuk diberikan kepada masyarakat atau keluarga stunting,” ujar Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki. Ia menjelaskan, telur yang terkumpul akan disalurkan kepada kelompok sasaran yang membutuhkan asupan gizi tambahan, terutama ibu hamil dan balita.
Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menyampaikan, gerakan satu telur ini menjadi bagian dari kolaborasi seluruh elemen dalam penanganan stunting. “Kemudian satu telur untuk peran serta serta dalam menurunkan angka stunting. Ini nanti tiap bulan akan didistribusikan ke posyandu-posyandu,” katanya.
Menurut Bobby, pendistribusian akan difokuskan pada posyandu yang melayani ibu hamil, balita, dan kelompok rentan lainnya. Dengan asupan gizi sederhana namun bernilai tinggi seperti telur, diharapkan angka stunting di Kota Sukabumi dapat terus ditekan.
“Ini untuk kebutuhan ibu hamil, kebutuhan balita dan lain sebagainya, sehingga bisa menekan angka stunting,” pungkasnya.
