Lantik 86 Kepala Sekolah, Wali Kota Sukabumi Tekankan Peran Pendidikan Capai Target Pembangunan

KABARINDAH.COM, Sukabumi–Sebanyak 86 kepala sekolah mulai jenjang taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP) dilantik Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, Rabu (18/2/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kepemimpinan pendidikan sekaligus percepatan pencapaian indikator pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Ayep menegaskan peran strategis dunia pendidikan dalam mendukung target pembangunan kota. Ia menyebutkan terdapat 26 indikator pembangunan daerah yang harus dicapai melalui tujuh strategi utama, dan seluruh perangkat daerah—termasuk sektor pendidikan—wajib memahami serta bekerja selaras dengan indikator tersebut.

“Saya ingin nilai pencapaiannya di atas 80 bahkan sampai 90. Kita ingin menjadi yang terbaik di Indonesia,” ujarnya. Ia menambahkan, lembaga legislatif juga turut mengawasi capaian kinerja pemerintah, sehingga seluruh jajaran harus bekerja secara terukur dan terarah.

Ayep menjelaskan, sejak akhir 2023 terdapat kekosongan 34 jabatan kepala sekolah. Karena itu, dilakukan perputaran sekaligus pengangkatan kepala sekolah baru dengan total 86 orang, terdiri atas 11 kepala SMP, 74 kepala SD, dan satu kepala TK. Ia memastikan proses mutasi dan promosi tersebut telah berjalan sesuai peraturan perundang-undangan.

Tahapan diawali pembahasan oleh pengawas sekolah bersama Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan, BKPSDM, serta Sekretaris Daerah, sebelum akhirnya memperoleh persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Menurut Ayep, mekanisme tersebut diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan sekolah yang profesional dan berintegritas. Pada 2026, pemerintah kota juga akan menerapkan manajemen talenta dalam pengelolaan aparatur, dengan penilaian berbasis kinerja, potensi, kompetensi, prestasi, dan integritas.

Ia mengajak para kepala sekolah untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu menjawab tantangan pendidikan ke depan. Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada pengelolaan lingkungan sekolah, terutama kebersihan dan penanganan sampah.

“Lingkungan sekolah, termasuk toilet, harus bersih, asri, dan bebas dari persoalan sampah agar mendukung kenyamanan dan kesehatan peserta didik,” katanya.

Di akhir arahannya, Ayep menekankan pentingnya loyalitas dan soliditas sebagai nilai dasar aparatur sipil negara. Ia mengajak seluruh kepala sekolah untuk bersatu dan bekerja kompak demi mewujudkan kualitas pendidikan yang lebih baik di Kota Sukabumi.

Exit mobile version