Siapkan Kerjasama Perlindungan Pekerja Migran, Disnaker Kota Sukabumi Sambangi Kementerian P2MI

KABARINDAH.COM, Jakarta–Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) bergerak cepat memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam upaya perlindungan tenaga kerja. Langkah tersebut dalam menindaklanjuti arahan Wali Kota Sukabumi terkait rencana kolaborasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) dan Universitas Indonesia (UI).

Hal ini ditandai dengam kunjungan kerja Kepala Disnaker Kota Sukabumi Punjul Saepul Hayat ke Kemen P2MI di Jakarta, yang diterima langsung Kepala Biro Manajemen Kinerja dan Kerja Sama (MKKS) KemenP2MI Triyono, Senin (19/1/2026). Pertemuan ini merupakan langkah konkret untuk merancang kerja sama strategis dalam memperkuat perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Sukabumi.

” Seluruh dokumen pendukung, mulai dari permohonan kerja sama, draf rencana kerja, hingga draf Nota Kesepahaman (MoU) telah kami sampaikan langsung kepada Bapak Karo MKKS,” kata kepala Disnaker Kota Sukabumi Punjul Saepul Hayat. Ia sangat mengapresiasi respons cepat dari jajaran kementerian di bawah kepemimpinan Menteri P2MI Mukhtarudin dalam mendukung program-program di daerah.

Sebagai tindak lanjut, kata Punjul, kedua belah pihak dijadwalkan akan melaksanakan rapat pembahasan teknis secara daring pada Rabu 21 Januari 2026 mendatang. Proses ini juga melibatkan Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) pada Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kota Sukabumi untuk memastikan keselarasan administrasi dan regulasi.

” Pemkot Sukabumi menargetkan prosesi penandatanganan kerja sama dengan KemenP2MI ini dapat terlaksana pada 2 Februari 2026,” terang Punjul. Kolaborasi ini diharapkan menjadi payung hukum yang kuat bagi program peningkatan kompetensi dan jaminan perlindungan yang lebih komprehensif bagi warga Sukabumi yang bekerja di luar negeri.

Kerjasama ini lanjut Punjul, baik pada tahapa pra-penempatan, kemudian pada masa penempatan, purna penempatan, dan pemberdayaan dari para alumni migran. ” MoU ini kemudian dituangkan juga dalam rencana kegiatan,” jelasnya.

Punjul menuturkan, upaya ini adalah ikhtiar bersama untuk memastikan setiap warga Kota Sukabumi yang bekerja mendapatkan perlindungan maksimal dan dukungan dari negara.

Exit mobile version