Respon Cepat Aduan Warga di Medsos, Dinsos Kota Sukabumi Pastikan Sudah Tangani Kasus ODGJ

KABARINDAH.COM, Sukabumi–Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi merespon cepat aduan warga di media sosial yang mengeluhkan keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole. Upayanya dengan melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penanganan ODGJ ke rumah keluarganya, Senin (6/4/2026).

Langkah tersebut dipimpin langsung Sekretaris Dinas Sosial Kota Sukabumi, Lulis Delawati, bersama jajaran Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos), Pekerja Sosial (Peksos) dan pemerintah Kelurahan Cisarua.

” Kami tidak tinggal diam dalam menangani berbagai persoalan sosial di Kota Sukabumi, termasuk kasus ODGJ yang membutuhkan perhatian,” ujar Sekretaris Dinsos Kota Sukabumi, Lulis Delawati. Di mana, Dinas Sosial bersama tim Rehsos, Peksos, dan pihak Kelurahan Cisarua berkunjung ke keluarga Daday untuk melakukan monitoring dan evaluasi.

Menurut Lulis, langkah ini bukan pertama kali, melainkan sudah beberapa kali intervensi. Upaya tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memastikan penanganan yang tepat bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial.

Lulis mengklarifikasi informasi yang sempat beredar di media sosial Facebook karena informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. “Yang dimaksud dalam postingan tersebut adalah salah orang atau salah alamat. Bukan Daday yang saat ini kami kunjungi. Jadi foto dan cerita yang beredar tidak sesuai,” jelasnya.

Dari hasil penelusuran terang Lulis, kondisi Daday memang memerlukan penanganan serius di bidang kesehatan mental. Sehingga pihaknya berkoordinasi dengan keluarga untuk memberikan penanganan medis yang tepat.

Pemkot lanjut Lulis, memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa di RSUD R Syamsudin SH yang siap menangani pasien ODGJ, terutama jika tidak dapat ditangani di tingkat puskesmas. Dalam kasus Daday, pihak keluarga yang sebelumnya belum memberikan izin, kini telah menyetujui untuk dilakukan rujukan ke rumah sakit setelah melalui pendekatan persuasif dari pemerintah.

” Alhamdulillah, hari ini ibunya sudah mengizinkan dan akan merujuk Daday ke RSUD Syamsudin. Mudah-mudahan ini menjadi solusi terbaik,” jelas Lulis. Berharap langkah tersebut dapat memberikan penanganan optimal bagi Daday dan meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.

Exit mobile version