Kabar  

Olimpiade Akuntansi UM Bandung 2026 Cetak Generasi Muda Berprestasi dan Inspiratif

KABARINDAH.COM, Bandung – Olimpiade Akuntansi (OPSI) 2026 yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himaksi) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung pada Rabu (06/05/2026) melahirkan sejumlah juara dari berbagai kategori lomba.

Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka melalui persaingan yang berlangsung ketat sekaligus penuh semangat kompetitif.

Pada kategori esai, siswa SMKS Krija Bakti Utama, Agita Gian Azaria, berhasil meraih juara pertama. Gita mengaku bersyukur dan bahagia atas pencapaian tersebut setelah melalui berbagai proses persiapan dan tantangan selama perlombaan.

Menurutnya, kesulitan terbesar yang dihadapi adalah menemukan ide dan menentukan judul esai yang tepat. Namun, keyakinan dan semangat untuk terus mencoba membuatnya mampu menyelesaikan tantangan tersebut dengan baik.

“Tantangan terbesar saya dalam menyelesaikan esai ini adalah saat mencari ide untuk judul esai tersebut. Namun, saya yakin dan pasti bisa melaluinya. Hari ini saya bisa melakukannya,” ujarnya.

Sementara itu, kategori cerdas cermat berhasil dimenangkan oleh tim dari SMK Insan Prima Mandiri Garut.

Mereka mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut diperoleh melalui proses latihan yang panjang, disiplin belajar, hingga pendampingan intensif dari guru pembimbing.

Tim tersebut mengaku harus menjalani les dari pagi hingga sore. Bahkan sering kali mendapat tambahan tugas hingga malam hari.

Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada guru pembimbing mereka, Indah, yang dinilai sangat sabar dan memberikan dukungan penuh selama persiapan lomba.

“Kami sampai di titik ini karena persiapannya benar-benar matang. Setiap hari kami belajar dari pagi sampai sore, bahkan sampai Magrib. Pulang masih diberi tugas lagi sampai malam. Semua ini juga berkat Ibu Indah yang sangat sabar dan luar biasa. Kami enggak akan sampai di titik ini tanpa beliau,” ungkap mereka.

Adapun juara pertama kategori debat kembali diraih oleh SMKS Krija Bakti Utama. Tim debat mengaku terkejut sekaligus bahagia karena ini merupakan pengalaman pertama mereka mengikuti perlombaan debat.

Mereka menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan panitia, dewan juri, serta pembimbing yang terus memberikan arahan dan motivasi selama masa latihan.

“Jujur kami kaget bisa menjadi juara satu debat karena ini pertama kali ikut lomba debat. Kami senang dan terharu. Terima kasih kepada panitia, dewan juri, dan pembimbing kami yang sudah melatih dengan sangat baik. Semua latihan dan arahan yang diberikan benar-benar berguna,” ujar tim debat.

Kaprodi Akuntansi UM Bandung Iman Harjono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemenang dan peserta OPSI 2026. Iman juga mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, OPSI bukan sekadar ajang perlombaan. Namun, juga menjadi wadah strategis untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kompetensi, dan memperluas jejaring antarpelajar dari berbagai daerah di Indonesia.

“Atas nama prodi Akuntansi, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini. OPSI bukan hanya kompetisi, melainkan ruang untuk mengembangkan kemampuan dan membangun relasi antarpelajar,” katanya.

Ketua Pelaksana Olimpiade Akuntansi 2026 Shyntia Putri Syafira turut mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih juara di setiap cabang lomba.

Dia menilai pencapaian ini adalah hasil dari kerja keras, konsistensi, dan keberanian peserta dalam mengembangkan kemampuan di bidang akuntansi.

Shyntia berharap OPSI 2026 dapat menjadi wadah pembelajaran sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk terus berkembang dan berprestasi di bidang akademik.

Selain itu, dia berharap kegiatan ini terus berkembang pada tahun-tahun mendatang dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan. Khususnya dalam meningkatkan minat generasi muda terhadap bidang akuntansi.***(FA)

Exit mobile version