Minimarket Kian Menjamur, Anggota DPRD Kota Sukabumi Kang Dindin Ingatkan Ancaman bagi UMKM dan Warung Tradisional

KABARINDAH.COM, Sukabumi–Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi Dindin Solahudin menyoroti semakin menjamurnya minimarket di berbagai wilayah Kota Sukabumi. Pasalnya, pertumbuhan minimarket yang tidak terkendali berdampak serius terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya warung tradisional dan toko kelontong.

Menurut Kang Dindin, keberadaan minimarket modern memang menjadi bagian dari dinamika ekonomi dan investasi daerah. Namun, pemerintah daerah harus memastikan ekspansi tersebut tetap memperhatikan aspek pemerataan ekonomi dan perlindungan usaha rakyat.

“Jangan sampai pertumbuhan minimarket justru mematikan warung kecil yang sudah lebih dulu menjadi penopang ekonomi masyarakat,” ujar Kang Dindin yang berasal dari Fraksi PKS DPRD Kota Sukabumi, Ahad (22/2/2026). Sehingga ia mendorong pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perizinan dan zonasi serta mempertimbangkan perwal moratorium pendirian minimarket diberlakukan kembali.

Kang Dindin mendorong dinas terkait untuk meninjau kembali regulasi jarak antar minimarket maupun jaraknya dengan pasar tradisional. Berharap pengawasan di lapangan dinilai harus diperketat agar tidak terjadi penumpukan gerai di satu kawasan tertentu yang berpotensi memicu persaingan tidak sehat.

Sebagai anggota Komisi II yang membidangi perekonomian dan perdagangan, Kang Dindin menekankan pentingnya keseimbangan antara investasi dan keberlangsungan UMKM. Ia mengusulkan adanya pembatasan kuota atau moratorium izin baru apabila diperlukan, hingga kajian komprehensif selesai dilakukan.

“Kita bukan menolak investasi, tetapi harus ada keberpihakan terhadap ekonomi kerakyatan. Prinsipnya adalah keadilan dan keseimbangan,” ungkap Kang Dindin. Pemkot Sukabumi diminta dapat mengambil langkah strategis melalui evaluasi kebijakan, penguatan regulasi, serta pemberdayaan UMKM agar mampu bersaing secara sehat di tengah perkembangan ritel modern yang semakin pesat.

Exit mobile version