KABARINDAH.COM, Sukabumi–Beragam cara dilakukan untuk mereaktivasi Pasar Lembursitu di Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. Di antaranya, Pemkot Sukabumi melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) menggelar kegiatan Festival Ekonomi Semesta (Festa) di tempat tersebut pada Rabu (4/3/2026) siang.
Kegiatan tersebut dibuka langsung Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, didampingi Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Sukabumi, Ranty Rachmatillah. Hadir pula kepala perangkat daerah terkait, Camat Lembursitu, serta perwakilan dari Bank BJB dan Bank Rakyat Indonesia.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, Een Rukmini menyampaikan, FESTA merupakan inovasi untuk merangkul UMKM ritel dan fashion agar dapat mengisi kios dan los yang tersedia di Pasar Lembursitu.
Saat ini terdapat 23 kios dan 56 los, dengan total 79 unit yang disiapkan untuk diisi pelaku UMKM. Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan DKP3, Bulog, serta dukungan layanan pembayaran non-tunai untuk memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dan pengunjung.
Seluruh kegiatan terselenggara melalui dukungan sponsor yang memiliki kepedulian terhadap penguatan ekonomi daerah.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyampaikan keprihatinannya melihat pasar yang telah dibangun namun belum terisi optimal. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menghidupkan kembali Pasar Lembursitu.
Pemerintah memberikan insentif berupa pembebasan biaya kios (gratis) bagi para pelaku usaha, dengan syarat terdaftar melalui Diskumindag.
Selain itu, upaya juga dilakukan agar angkutan umum dapat kembali masuk ke area pasar guna meningkatkan aksesibilitas. Dalam waktu dekat, Pemkot juga aka menggelar pasar murah Ramadan sebagai bagian dari pengendalian inflasi daerah serta membuka peluang bagi mitra yang siap berkolaborasi dalam pengelolaan pasar.
Wali Kota menegaskan komitmennya untuk membangun Kota Sukabumi secara menyeluruh dengan memperkuat PAD, infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, konsumsi masyarakat, serta sektor perbankan.
Ayep mengapresiasi inisiatif Diskumindag yang mampu menghadirkan kegiatan tanpa menggunakan APBD murni, melainkan melalui dukungan sponsor dan perbankan. Selama satu tahun kepemimpinan, sinergi eksekutif, legislatif, dan Forkopimda berjalan kondusif sehingga menciptakan iklim pembangunan yang positif.
Dengan memanfaatkan instrumen kebijakan pusat dan daerah, Pemkot menargetkan percepatan pembangunan infrastruktur dalam tiga tahun ke depan. Ayep mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas KUR bagi UMKM serta memohon doa di bulan Ramadan agar pembangunan Kota Sukabumi berjalan lancar dan penuh keberkahan.
