Lepas 10 CPMI Sukabumi Berangkat ke Arab Saudi, Wakil Wali Kota Sukabumi Tekankan Hal Ini

KABARINDAH.COM, Sukabumi– Sebanyak 10 calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Kota Sukabumi bersiap menapaki dunia kerja internasional. Mereka akan diberangkatkan ke Arab Saudi untuk bekerja di sektor barista dan housekeeping.

Pelepasan 10 CPMI tersebut dilakukan Wakil Wali Kota Sukabumi Boby Maulana di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Kamis (10/9/2026). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, Dr H Punjul Saepul Hayat, S.STP., M.Si., serta perwakilan dari pihak Koperasi Arbi, yang ikut memberikan dukungan atas pelepasan tenaga kerja formal tersebut.

Para CPMI merupakan binaan LPK Tamansiswa Akademi yang difasilitasi Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) PT Timuraya Jaya Lestari (TJL). Jika sesuai jadwal, mereka akan bertolak ke Arab Saudi pada Sabtu (12/9/2026).

Ketua LPK Tamansiswa Akademi, Enda mengatakan, seluruh peserta telah mendapatkan pembekalan dan pelatihan sebelum diberangkatkan. Pelatihan tersebut disiapkan untuk memastikan para pekerja memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja di Arab Saudi.

“Sepuluh orang PMI yang diberangkatkan kali ini terbagi ke dalam dua bidang kompetensi yakni barista dan housekeeping,” jelas Enda. Mereka telah melalui rangkaian pelatihan untuk memastikan kesiapan kerja di luar negeri.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Sukabumi Boby Maulana meminta para CPMI tidak hanya mengejar penghasilan, tetapi juga menjaga sikap dan integritas selama bekerja di luar negeri. Keberangkatan para pekerja migran tersebut menjadi kesempatan untuk membangun karier sekaligus membawa nama Kota Sukabumi dan Indonesia di lingkungan internasional.

“Jaga nama baik Kota Sukabumi dan Indonesia. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, jadilah yang terbaik di dunia kerja internasional,” ujar Boby. Ia juga mendorong para CPMI untuk tidak berhenti pada posisi pekerjaan pertama.

Bobby meminta mereka terus meningkatkan kemampuan sehingga memiliki peluang meniti karier ke jenjang yang lebih tinggi.“Mulailah karier dari tingkat dasar hingga mampu meraih jabatan puncak,” katanya.

Selain soal pekerjaan, Boby mengingatkan para calon pekerja migran agar mampu mengelola penghasilan dengan bijak. Ia meminta para CPMI menyisihkan pendapatan untuk tabungan dan masa depan, bukan menghabiskannya untuk gaya hidup konsumtif.

“Usahakan rajin menabung untuk masa depan,” kata Boby. Ia juga secara khusus mengingatkan para CPMI untuk menjauhi pinjaman online ilegal maupun judi online yang berpotensi merusak kondisi keuangan dan masa depan pekerja.

”Selalu berdoa dan imbangi dengan amal baik seperti sedekah, infak, dan wakaf. Ingat, hindari pinjaman online, apalagi judi online yang dapat merusak masa depan kalian,” ujar Boby. Pelepasan ditandai dengan penyerahan tiket penerbangan secara simbolis kepada lima perwakilan CPMI.

Pemkot Kota Sukabumi berharap keberangkatan para CPMI tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja formal di luar negeri. Sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga melalui penempatan pekerja migran yang kompeten dan terlindungi.

Exit mobile version