KABARINDAH.COM, MERAK–Dalam upaya memberikan layanan kepada pemudik selama perjalanan, Lazismu mendirikan Posko Mudikmu Aman di Ramadan 1447/2026. Layanan Posko “Mudikmu Aman”, hadir di Brebes Jawa Tengah dan Merak Banten yang dilengkapi fasilitas kesehatan dan istirahat.
Dari Posko Mudikmu Aman Brebes, Perwakilan Kantor Layanan Lazismu Cabang Paguyangan, Faisal Nur Fahmi, pada Kamis (19/3/2026), menyampaikan bahwa lokasi posko berada di Kecamatan Paguyangan, kabupaten Brebes.
” Posko Mudikmu Aman berada di Masjid Ahmad Dahlan tepatnya dalam kompleks Perguruan Muhammadiyah Paguyangan. Mulai beroperasi sejak H-5 sebelum lebaran hingga H+5 setelah lebaran,” ujar Faisal dalam keterangan pers Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat.
Posko ini menyediakan berbagai fasilitas, seperti layanan kesehatan, ambulans, tempat istirahat yang aman dan nyaman, hingga fasilitas pendukung lainnya. Faisal merinci, fasilitas yang tersedia meliputi layanan pemeriksaan kesehatan yaitu cek tekanan darah, penanganan kelelahan, serta bantuan untuk kondisi darurat ringan.
Selain itu, tersedia sekitar 10 tempat tidur untuk beristirahat, toilet termasuk fasilitas ramah disabilitas, ruang laktasi bagi ibu menyusui, serta area parkir kendaraan. Selama berada di Posko Mudikmu Aman, pemudik mendapatkan layanan sosial berbuka puasa dengan takjil dan makanan untuk sahur.
Sebagai pelengkap kondisi darurat, Posko Mudikmu Aman juga menyediakan layanan kesehatan berupa ambulans yang siap mengantar pemudik yang membutuhkan penanganan tindakan medis lebih lanjut.
Faisal berharap, dukungan dari Lazismu Pusat dan para mitra dapat terus berlanjut. Sehingga pelayanan kepada pemudik bisa semakin optimal di tahun-tahun mendatang.
Di lokasi berbeda, Posko Mudikmu Aman tersedia di Kota Cilegon, Terminal Terpadu Merak, Jalan Raya Merak Tamansari, Kecamatan Pulomerak. Posko ini menjadi titik strategis kedua yang melayani pemudik menuju Pulau Sumatra yang menggunakan moda transportasi laut.
Koordinator Program Mudikmu Aman Lazismu Pusat, Rudi Susanto menjelaskan, posko ini didesain untuk memberikan layanan kesehatan komprehensif bagi pemudik, terutama yang mengalami kelelahan akibat perjalanan panjang.
“Sejauh pemantauan kami dan belajar dari tahun-tahun sebelumnya, kebutuhan layanan kesehatan pemudik cukup tinggi. Keluhan yang ditemui mulai dari masuk angin hingga kram otot. Kehadiran posko ini diharapkan bisa menjadi solusi cepat dan tepat,” jelasnya.
Uniknya, sambung Rudi, posko ini dikelola oleh tim gabungan yang melibatkan partisipasi Poltekes Aisyiyah, Tagana Cilegon, serta unsur relawan dari Muhammadiyah.
Salah seorang pemudik merespons sangat positif. Ia dan banyak pemudik lainnya, merasa terbantu dengan adanya layanan di posko ini, terutama saat memulihkan kondisi tubuh sebelum melanjutkan perjalanan. Pemudik menyebutkan layanan seperti ini sebelumnya belum tersedia, jadi sangat bermanfaat.
Pelaksanaan Posko Mudikmu Aman yang didirikan Lazismu Pusat, bertujuan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat serta mengoptimalkan nilai edukasi dan informasi Lazismu sebagai lembaga amil zakat nasional yang terpercaya.
Lebih dari itu, menurut Rudi, Lazismu melibatkan berbagai pihak untuk berkolaborasi yang berperan aktif sebagai relawan. Sinergi ini menunjukkan semangat gotong-royong dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang akan mudik lebaran sebagai tradisi Indonesia.
Di tahun mendatang, Lazismu membuka peluang untuk memperluas jangkauan posko di titik-titik strategis lainnya, seiring dengan meningkatnya kebutuhan dan dampak positif yang dirasakan masyarakat.
Layanan Posko Mudikmu Aman juga tersedia di kota-kota lainnya antara lain, Banyumas, Cilacap, Klaten, Kota Semarang, Bantul, dan lainnya. Program ini merupakan program pemberdayaan dan kepedulian sosial yang memfokuskan layanan langsung untuk para pemudik yang melakukan perjalanan ke kampung halaman.
