KABARINDAH.COM, Sukabumi–Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Sukabumi terus memperkuat upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Salah satunya melalui kegiatan pembekalan Wawasan Kebangsaan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.
Kegiatan ini menyasar ribuan siswa baru di sejumlah SMP dan SMA di Kota Sukabumi sebagai langkah awal membentuk karakter pelajar yang cinta tanah air, toleran, dan berjiwa Pancasila. Pada tahap awal pelaksanaan, pembekalan telah diberikan kepada para siswa di SMP Negeri 2, SMP Negeri 5, SMP Negeri 9, SMP Negeri 10, SMP Negeri 11, SMP Negeri 14 serta SMA Negeri 4 Kota Sukabumi.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen FPK Kota Sukabumi dalam memperkuat persatuan dan memperkokoh semangat kebangsaan di kalangan pelajar sejak dini. Narasumber dari FPK Kota Sukabumi, Zulkarnain, menyampaikan materi mengenai Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Materi dikemas secara komunikatif dan interaktif serta doorprize sehingga mudah dipahami oleh para siswa yang baru memasuki lingkungan sekolah. Menurut Zulkarnain yang saat ini juga menjabat sebagai Statistisi Ahli Muda Diskominfo Kota Sukabumi, menuturkan, pembentukan karakter kebangsaan harus dimulai sejak usia sekolah.
Di tengah derasnya arus globalisasi, perkembangan teknologi informasi, serta maraknya penyebaran informasi yang belum tentu benar, generasi muda perlu memiliki fondasi nilai yang kuat agar mampu menyaring berbagai pengaruh negatif sekaligus tetap menjaga persatuan bangsa.
“Kami ingin memastikan adik-adik siswa baru memahami bahwa perbedaan adalah kekuatan bangsa. Indonesia berdiri karena keberagaman yang dipersatukan oleh semangat kebangsaan,” ujar Zulkarnain di SMP Negeri 10 Sukabumi, Kamis (16/7/2026). Melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai kebangsaan tidak hanya dipahami di lingkungan sekolah, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, toleransi, gotong royong, dan cinta tanah air.
Zulkarnain menambahkan, MPLS merupakan momentum strategis untuk menanamkan nilai-nilai karakter sebelum peserta didik memulai proses pembelajaran secara penuh. Dengan bekal wawasan kebangsaan yang kuat, para siswa diharapkan tumbuh menjadi Pelajar Pancasila yang beriman, berkebinekaan global, mandiri, bernalar kritis, kreatif, dan gemar bergotong royong.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi. Berbagai pertanyaan seputar keberagaman, toleransi, serta tantangan menjaga persatuan bangsa di era digital menjadi bukti tingginya minat peserta terhadap materi yang disampaikan. Suasana pembelajaran yang interaktif disertai doorprize membuat para siswa lebih tertarik dan mudah memahami pentingnya menjaga persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.
FPK Kota Sukabumi menegaskan, pembekalan wawasan kebangsaan ini akan terus diperluas ke sekolah-sekolah lainnya seperti satuan SMA. Melalui kolaborasi dengan satuan pendidikan, FPK berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat, menjunjung tinggi nilai persatuan, serta siap menjadi penerus bangsa yang menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
