Kabar  

Dua Tamu Istimewa Ramaikan Penutupan Baitul Arqam Mahasiswa UM Bandung

KABARINDAH.COM, Bandung — Ada hal yang menarik pada penutupan Baitul Arqam mahasiswa tahun akademik 2022-2023 yang berlangsung di Auditorium KH Ahmad Dahlan UM Bandung pada Minggu (30/10/2022).

Panitia Baitul Arqam mahasiswa menghadirkan tamu istimewa yakni alumni yang memiliki keunggulan. Tamu istimewa pertama yakni Hilman Arisugema SPd. Dia alumnus program studi PAI yang menyelesaikan kuliah tepat waktu.

Ide ini berasal dari Ketua Panitia Baitul Arqam mahasiswa Supala MAg. Dosen UM Bandung ini menjelaskan bahwa menghadirkan tamu istimewa pada penutupan Baitul Arqam mahasiswa semata-mata untuk memberikan motivasi kepada peserta.

“Tujuannya untuk memberikan spirit dan motivasi kepada seluruh peserta mahasiswa Baitul Arqam,” tutur Supala.

Baca Juga:  Dukung Kesetaraan Gender, Erick Thohir Tunjuk 12 Direktur BUMN Perempuan!

Hilman merupakan mahasiswa yang berkebutuhan khusus. Walaupun demikian banyak sisi istimewa yang dimiliki Hilman. Dia adalah hafidz Al-Quran yang sekarang mengajar di Pondok Tahfidz.

Selain itu, Hilman juga melakukan penelitian terkait menghafal Al-Quran dengan metode Arimatea (metode jari).

“Selain setiap kuliah hadir tepat waktu, dia juga bila adzan berkumandang, walaupun kuliah sedang berlangsung, minta izin untuk menunaikan shalat jamaah di masjid,” kata Supala.

Hilman pada kesempatan ini berpesan kepada seluruh peserta Baitul Arqam mahasiswa untuk senantiasa shalat tepat waktu, belajar dengan tekun, dan selalu menyayangi kedua orangtua.

Usia bukan halangan

Tamu istimewa yang kedua yakni Hj O Rokayah SPd. Dia juga merupakan alumnus program studi PIAUD yang menyelesaikan kuliah tepat waktu pada usia 73 tahun 8 bulan.

Baca Juga:  Waspada! Mutasi Corona India Masuk Indonesia, 10 Orang Positif

Usia yang senja tidak menyurutkan langkahnya untuk terus menuntut ilmu. Ditemani oleh anak dan cucu, Rokayah pun berbagi pengalaman suka dan duka selama menjadi mahasiswa di UM Bandung.

Rokayah berpesan kepada seluruh mahasiswa peserta Baitul Arqam untuk terus menuntut ilmu bagaimanapun keadaannya. Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW bahwa tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat.

“Ilmu yang kita peroleh akan semakin memudahkan jalan hidup kita, senantiasa menebar manfaat, dan yang penting kita semakin dekat dengan Allah,” tutur Rokayah.***