Kabar  

Dramatisasi Puisi “Membelah Langit” Tampilkan Kekuatan Seni Daur Ulang

KABARINDAH.COM, Bandung – Prodi Kriya Tekstil dan Fashion (KTF) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung berkolaborasi dengan Lembaga Seni Budaya Manikam Khatulistiwa dalam menghadirkan pertunjukan dramatisasi puisi bertajuk “Membelah Langit: Puisi untuk Alam Semesta” pada Kamis (27/11/2025).

Acara ini digelar di Perpustakaan Ajip Rosidi, Jalan Garut Nomor 2, Kota Bandung, sebagai bagian dari Program Inovasi Seni Nasional (PISN) 2025.

Ketua Prodi KTF UM Bandung Saftiyaningsih Ken Atik menjelaskan bahwa pertunjukan tersebut menampilkan asesori unik hasil proses upcycling.

“Hari ini adalah pertunjukan di mana dalam pertunjukan ini akan dikenakan unusual asesoris yang menjadi salah satu judul dari PISN kami. Yakni pemanfaatan limbah tutup kaleng dan limbah alami lainnya dengan proses upcycling untuk asesori unusual pertunjukan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, berbagai asesori yang digunakan oleh para penampil merupakan hasil workshop yang dilaksanakan sehari sebelumnya.

“Ini adalah beberapa asesoris hasil dari workshop tersebut yang memanfaatkan limbah tutup kaleng ataupun limbah tekstil,” tuturnya.

Saftiyaningsih berharap pementasan ini dapat mendorong kesadaran publik mengenai pentingnya kepedulian lingkungan melalui kreativitas seni.

“Mudah-mudahan pertunjukan ini menjadi salah satu pintu bahwa perhatian kita terhadap lingkungan, seni kreatif, dan peningkatan nilai ekonomi bisa menjadi jalan meningkatkan kualitas hidup kita, terutama bagi mitra program PISN 2025 ini,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Lembaga Seni Budaya Manikam Khatulistiwa, Vinny Soemantri, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin.

“Hari ini kami akan tampil mempergunakan asesoris dari hasil workshop kemarin. Ini dari kaleng bekas, bekas makanan kucing dan macam-macam lainnya,” ujarnya.

Menurut Vinny, barang-barang yang biasanya berakhir sebagai sampah kini justru memiliki nilai artistik setelah melalui proses kreatif.

“Ini semuanya barang-barang yang biasanya dibuang. Namun, hari ini menjadi naik kelas, mempunyai nilai artistik, dan mendukung penampilan kami dalam pertunjukan membelah langit,” tambahnya.

Vinny pun berharap kerja sama ini dapat berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi para peserta maupun komunitas seni.

“Harapan ke depannya, semoga kami sebagai mitra akan terus dibina. Workshop kemarin luar biasa memberikan pengalaman dan ilmu berharga. Jika kami sudah semakin mahir, bukan tidak mungkin ini bisa menjadi nilai ekonomi yang menjanjikan,” tandasnya.***(FK)

Exit mobile version