KABARINDAH.COM, Sukabumi–Kepedulian sosial menjadi salah satu cara Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi memperingati Hari Bhakti Pekerjaan Umum (PU) ke-81 Tahun 2026. Tak hanya membangun infrastruktur, DPU juga menggelar aksi bedah rumah tidak layak huni sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Menariknya, program bedah rumah kali ini tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga menyentuh rumah milik pegawai PU. Dua rumah di Kecamatan Surade menjadi sasaran perbaikan. Kini, kedua rumah tersebut telah selesai direnovasi dan diserahterimakan langsung Bupati Sukabumi Asep Japar kepada masing-masing penerima manfaat.
Kepala DPU Kabupaten Sukabumi Uus Firdaus mengatakan, peringatan Hari Bhakti PU tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas, kebersamaan, serta kepedulian sosial di lingkungan aparatur sipil negara (ASN).
Menurut Uus, rangkaian peringatan tahun ini diisi dengan sejumlah kegiatan sosial. Di antaranya khitanan massal, pemberian bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu, serta bantuan bagi warga penyandang disabilitas.
Selain itu, DPU juga menjadwalkan penanaman pohon di sepanjang bantaran sungai melalui Bidang Sumber Daya Air (PSDA). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan dan kawasan sungai.
Rangkaian kegiatan sosial berikutnya akan dilanjutkan pada pertengahan November 2026 melalui aksi donor darah yang melibatkan sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Darah yang terkumpul nantinya disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Uus menegaskan, berbagai kegiatan tersebut merupakan wujud pengabdian insan PU yang tidak hanya diukur dari hasil pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kontribusi sosial yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.
“Ini merupakan bentuk kesadaran dan kepedulian kita sebagai ASN sekaligus keluarga besar PU untuk mengoptimalkan bakti kepada masyarakat. Sekecil apa pun yang kita sumbangkan, mudah-mudahan menjadi nilai ibadah dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Di balik program bedah rumah tersebut, terdapat semangat gotong royong yang melibatkan seluruh keluarga besar DPU Kabupaten Sukabumi. Uus menyebutkan, sekitar 600 pegawai, baik karyawan maupun karyawati, turut menyisihkan sebagian rezekinya untuk mendukung kegiatan sosial tersebut.
“Kami memberikan kesempatan kepada seluruh pegawai untuk beramal dan berpartisipasi,” katanya. Dana yang terkumpul dari hasil rereongan atau urunan tersebut kemudian dimanfaatkan untuk membantu memperbaiki rumah yang sebelumnya tidak layak huni menjadi lebih layak dan nyaman ditempati.
Uus berharap, semangat berbagi dan gotong royong seperti ini dapat terus tumbuh di lingkungan DPU. Sekaligus menjadi contoh bahwa kepedulian terhadap masyarakat bisa dimulai dari langkah sederhana.
Di sisi lain, Uus juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sukabumi belum sepenuhnya memenuhi harapan. Ia menyadari masih banyak kebutuhan dan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Meski demikian, DPU Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan pembangunan infrastruktur, seiring dengan upaya memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat.
