KABARINDAH.COM, Sukabumi—Pemkot Sukabumi menggelar apel pagi gabungan yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapang Apel Setda Kota Sukabumi, Selasa (31/3/2026). Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen aparatur sipil negara (ASN) dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam arahannya menekankan pentingnya kembali kepada nilai-nilai fitrah sebagai pijakan dalam menjalankan pemerintahan. Menurut dia, Idul Fitri menjadi momentum untuk kembali kepada kebaikan dan kebenaran.
“Fitrah itu seperti manusia yang baru lahir, bersih. Maka kita maknai sebagai ajakan untuk kembali ke jalan kebaikan dan kebenaran,” ujar Ayep di hadapan peserta apel. Dalam konteks penyelenggaraan pemerintahan, ia menegaskan nilai tersebut harus diwujudkan melalui langkah konkret, salah satunya dengan mendorong efisiensi anggaran secara menyeluruh.
Ayep menjelaskan, efisiensi tidak hanya terbatas pada pengurangan perjalanan dinas, tetapi juga mencakup belanja barang dan jasa. Pemkot tengah mengkaji kemungkinan pengadaan langsung ke pabrikan guna memangkas biaya yang selama ini melalui pihak ketiga.
“Saya minta Inspektorat dan Sekda berkonsultasi dengan BBPK dan BPKP, apakah memungkinkan belanja langsung ke pabrikan. Efisiensinya bisa mencapai 20 hingga 30 persen,” kata Ayep. Ia mencontohkan, rumah sakit milik daerah seperti RSUD R Syamsudin SH (Bunut) berpotensi melakukan pembelian obat langsung ke produsen tanpa melalui distributor.
Langkah tersebut dinilai dapat menghemat anggaran sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Lebih lanjut, ia menyebutkan target efisiensi anggaran secara keseluruhan berada pada kisaran 15 hingga 30 persen.
Dengan asumsi belanja daerah mencapai Rp 500 miliar, efisiensi 10 persen saja sudah menghasilkan penghematan Rp 50 miliar.
“Ini sangat berarti bagi Kota Sukabumi, karena bisa dialihkan untuk kebutuhan yang lebih prioritas,” ujarnya.
Selain itu, Pemkot Sukabumi juga membuka opsi penerapan work from home (WFH) secara terbatas, khususnya pada hari Jumat. Skema ini dinilai dapat menjadi bagian dari upaya efisiensi sekaligus menjaga produktivitas ASN.
Dalam kesempatan tersebut, Ayep juga menyinggung persiapan menjelang Hari Ulang Tahun Kota Sukabumi. Ia menyatakan, dalam tiga tahun ke depan, yakni 2026 hingga 2028, Pemkot akan memfokuskan pembangunan pada sektor infrastruktur.
“Kita siapkan pembangunan infrastruktur untuk tiga tahun ke depan sebagai bagian dari penguatan layanan publik,” kata dia. Apel dan Halal Bihalal ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, Sekretaris Daerah Andang Tjahjandi, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkot Sukabumi.
