KABARINDAH.COM, Sukabumi—Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Kota Sukabumi. Makhraj Yaqdan Nabihan, siswa SDN Cipanengah CBM Kota Sukabumi, berhasil meraih Juara II pada ajang 24th International Festival of Language and Culture (IFLC) Colors of Voices Song Contest 2026 yang digelar di Bucharest, Rumania.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian istimewa bagi Makhraj yang harus bersaing dengan peserta berbakat dari berbagai negara. Bahkan, ia mengaku tidak menyangka mampu naik podium dalam kompetisi musik berskala internasional tersebut.
“Enggak nyangka akan menang karena lawan-lawannya itu bagus banget. Aku sangat bersyukur. Kemarin juga sempat tampil di Jerman, tepatnya di Porsche Arena, Stuttgart,” ujar Makhraj saat berbagi pengalaman usai kepulangannya di Balai Kota Sukabumi, Rabu (17/6/2026).
Perjalanan menuju panggung dunia bukanlah hal mudah. Selama mengikuti festival, Makhraj bersama peserta lainnya menjalani latihan intensif, termasuk mempelajari lagu-lagu dari berbagai negara seperti Turki, Rumania, dan Jerman. Salah satu tantangan terbesarnya adalah menyanyikan lagu berbahasa Turki yang memiliki pelafalan cukup sulit.
“Ada lagu bahasa Turki juga. Lumayan susah karena pronunciation-nya harus benar. Kami diajarkan dulu sebelum tampil,” kata Makhraj. Menariknya, waktu persiapan yang dimiliki relatif singkat.
Makhraj hanya memiliki waktu sekitar satu pekan untuk mempelajari materi lagu dan beradaptasi dengan berbagai teknik penampilan. Selain mengikuti kompetisi, peserta juga diajak mengikuti berbagai kegiatan budaya dan kebersamaan seperti menonton film bersama hingga acara api unggun.
Pengalaman itu menjadi bagian berharga yang memperkaya wawasan dan persahabatannya dengan peserta dari negara lain. Festival berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai kategori perlombaan. Hari pertama diisi kompetisi lagu Turki, sementara hari berikutnya menjadi ajang utama yang diikuti Makhraj.
Para pemenang kemudian mendapat kesempatan tampil pada acara puncak di Jerman bersama peserta terbaik lainnya.
Di balik keberhasilan tersebut, Makhraj menekankan pentingnya kedisiplinan dalam berlatih dan menjaga kesehatan.
“Kalau ingin juara, harus latihan terus, jaga kesehatan, dan rutin latihan vokal untuk warming up,” tuturnya. Prestasi ini ternyata bukan akhir perjalanan. Makhraj mengungkapkan dirinya telah menerima undangan untuk tampil di Chicago, Amerika Serikat, pada akhir tahun 2026.
Selain itu, ia juga tengah mempersiapkan diri mengikuti ajang Star Voice ASEAN yang akan berlangsung pada Juli mendatang.
Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian yang diraih Makhraj. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi kebanggaan tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga seluruh masyarakat Kota Sukabumi.
“Terima kasih karena telah membawa nama baik Kota Sukabumi masuk dalam kontestasi tingkat dunia. Ini adalah prestasi yang luar biasa dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya,” ujar Bobby. Ia juga mengapresiasi perjuangan orang tua, pelatih vokal, tim pendukung, serta berbagai pihak yang turut membantu perjalanan Makhraj hingga mampu tampil di panggung internasional.
Menurut Bobby, keberhasilan Makhraj menunjukkan bahwa kualitas dan bakat yang kuat dapat membuka jalan menuju prestasi, meskipun sering kali dihadapkan pada keterbatasan dukungan anggaran.
<span;>”Punya kualitas dan bakat yang matang jauh lebih utama. Soal anggaran, selalu ada jalan jika semua pihak bergerak bersama. Makhraj membuktikan bahwa anak Sukabumi mampu bersaing di tingkat dunia,” katanya.
Bagi Pemkot Sukabumi, prestasi tersebut menjadi pengingat pentingnya menghadirkan dukungan yang lebih besar bagi talenta muda daerah. Bobby berharap ke depan semakin banyak anak-anak berbakat yang mendapatkan kesempatan tampil dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Predikat Juara II dunia yang kini disandang Makhraj bukan hanya sebuah penghargaan, melainkan juga tanggung jawab untuk terus berkembang dan menginspirasi. Dari sebuah sekolah dasar di Kota Sukabumi, suara Makhraj telah menggema hingga Eropa, membawa pesan bahwa mimpi besar dapat diraih melalui kerja keras, ketekunan, dan dukungan keluarga yang tak pernah lelah percaya.
