Bukan Sekadar Cuci Tangan, Kader PKK dan Posyandu Babakan Sukabumi Jadi Garda Depan Hidup Bersih

KABARINDAH.COM, Sukabumi—Kader PKK dan Posyandu di Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, didorong menjadi penggerak perilaku hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Kader PKK dan Kader Posyandu dalam Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang digelar di Kelurahan Babakan, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kota Sukabumi Ranty Rachmatillah. Lurah Babakan Neneng Hasanah mengatakan, bimtek kali ini difokuskan pada penguatan kapasitas kader. Khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan membiasakan perilaku hidup sehat.

“Salah satunya untuk meningkatkan kesadaran kader Posyandu dan kader PKK dalam mencuci tangan. Mencuci tangan itu termasuk perilaku hidup sehat,” ujar Neneng. Menurut dia, perubahan perilaku masyarakat perlu dimulai dari para kader yang nantinya menjadi contoh sekaligus menyampaikan edukasi kepada warga di wilayah masing-masing.

Karena itu, kata Neneng, penguatan peran kader menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut. “Awalnya dari kader dulu, kemudian kader ke wilayahnya masing-masing. Jadi diutamakan peran kadernya diperkuat melalui bimbingan teknis yang sekarang kita adakan,” katanya.

Neneng menjelaskan, salah satu hasil yang diharapkan dari kegiatan tersebut adalah meningkatnya kesadaran warga untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya dengan membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

“Output-nya nanti ada warga yang betul-betul meningkat kesadarannya untuk perilaku hidup bersih, menjaga lingkungan, dan membiasakan cuci tangan pakai sabun di air mengalir,” kata Neneng. Ia berharap edukasi yang diterima para kader tidak berhenti pada kegiatan bimtek, tetapi diteruskan kepada masyarakat.

Dengan demikian, kader PKK dan Posyandu dapat menjadi ujung tombak dalam membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat di lingkungan Kelurahan Babakan.

Pemilihan tema perilaku hidup bersih dan sehat kali ini, lanjut Neneng, dilakukan agar materi yang diberikan kepada masyarakat tidak berulang. “Hari ini kita ambil tidak dengan tema yang sama untuk membedakan. Sekarang perilaku hidup bersih, kemarin baru pengolahan sampah,” katanya.

Exit mobile version