Kabar  

Angklung Jadi Jembatan Persahabatan Indonesia dan Jepang di Asian Para Games 2026

KABARINDAH.COM, Jepang — Alunan musik angklung menghangatkan suasana penyambutan api obor Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Kota Toyota, Jepang.

Penampilan musik tradisional Jawa Barat tersebut menghadirkan nuansa Indonesia, sekaligus mempererat persahabatan antara masyarakat Jepang dan Indonesia melalui seni dan budaya.

Penampilan angklung itu dibawakan oleh siswa-siswi Sekolah Dasar Maeyama bersama para pelajar dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Toyota.

Mereka memainkan alat musik tradisional Indonesia tersebut dengan metode Galung di bawah arahan musisi Ardian Sumarwan dari Jawa Barat, Indonesia, dan Yoshitaka Suzuki dari Gifu University, Jepang.

Kolaborasi ini menjadi gambaran bahwa musik dapat menjadi bahasa universal yang menyatukan masyarakat lintas negara.

Keterlibatan pelajar dengan latar belakang yang beragam juga memperlihatkan bahwa seni dapat membuka ruang partisipasi yang inklusif, tanpa dibatasi perbedaan bahasa maupun disabilitas.

Suasana semakin berkesan ketika Wali Kota Toyota, Ota Toshihiko, secara resmi menyalakan api obor Asian Para Games 2026.

Prosesi tersebut diiringi alunan angklung bertema Asian Para Games yang menambah kekhidmatan sekaligus memperkuat pesan persahabatan dalam perhelatan olahraga disabilitas tingkat Asia itu.

Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut. Di antaranya Wakil Gubernur Aichi Shinichiro Furumoto, Ketua Dewan Kota Toyota Iwata Jun, Kepala Pendidikan Kota Toyota Yamamoto Hiroshi, serta Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo Muhammad Al Aula.

Kehadiran para pejabat tersebut menambah makna kegiatan yang tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan ajang olahraga.

Namun, juga membuka ruang pertemuan budaya dan penguatan hubungan antarmasyarakat.

Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momentum untuk menegaskan bahwa olahraga dan kebudayaan dapat berjalan beriringan dalam membangun solidaritas.

Di tengah semangat kompetisi, nilai kesetaraan, penghormatan terhadap keberagaman, dan persahabatan antarbangsa menjadi pesan penting yang dapat dibawa pulang oleh masyarakat Asia.

Melalui harmoni angklung di Kota Toyota, budaya Indonesia turut mengambil bagian dalam menyampaikan pesan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk saling terhubung.

Sebaliknya, keberagaman dapat menjadi kekuatan untuk membangun persahabatan, inklusivitas, dan perdamaian.***

Exit mobile version