KABARINDAH.COM, Sukabumi–Ratusan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Se-Kota Sukabumi mengikuti edukasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) sebagai bagian dari rangkaian HUT Himpaudi ke-21, Workshop Creative Learning dan Fun Camp yang berlangsung di Villa Aku Cantik, Kota Sukabumi, 18–20 September 2026. Kegiatan edukasi SPAB tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Himpaudi Kota Sukabumi dan PMI Kota Sukabumi dalam penguatan edukasi kemanusiaan, kesiapsiagaan, dan perlindungan anak di lingkungan pendidikan.
Ketua Himpaudi Kota Sukabumi, Sisca Feny Nurzianti, mengatakan kolaborasi bersama PMI menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas para pendidik PAUD, khususnya dalam upaya kesiapsiagaan bencana di satuan pendidikan khususnya Pendidikan Anak Usia Dini
“Melalui kegiatan ini, kami ingin para guru tidak hanya mendapatkan pengalaman dalam Workshop Creative Learning dan Fun Camp, tetapi juga mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai kesiapsiagaan bencana. Ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama Himpaudi dengan PMI Kota Sukabumi,” ujar Sisca.
Menurutnya, anak-anak memiliki hak untuk mendapatkan rasa aman, keselamatan, serta keberlangsungan pendidikan, termasuk ketika menghadapi ancaman bencana. “Anak-anak mempunyai hak penuh atas rasa aman, keselamatan, dan keberlangsungan pendidikan di sekolah, termasuk dalam menghadapi ancaman bencana. Karena itu, guru harus memiliki pemahaman dan kesiapsiagaan agar mampu memberikan perlindungan serta pendampingan kepada anak,” katanya.
Edukasi SPAB juga menjadi kesempatan bagi para guru untuk memahami pentingnya mengenali risiko bencana, prosedur evakuasi, titik kumpul, serta langkah-langkah perlindungan anak dalam kondisi darurat.
Materi kesiapsiagaan dikemas secara interaktif agar mudah dipahami dan dapat diterapkan oleh para pendidik dalam lingkungan PAUD. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diteruskan kepada anak-anak melalui metode pembelajaran yang sederhana, kreatif, dan menyenangkan.
Kolaborasi Himpaudi dan PMI Kota Sukabumi ini diharapkan dapat terus berlanjut melalui penguatan kapasitas pendidik, simulasi kebencanaan, serta pengembangan budaya kesiapsiagaan di satuan pendidikan PAUD.
Melalui rangkaian HUT Himpaudi ke-21, Workshop Creative Learning dan Fun Camp, para pendidik tidak hanya memperkuat kreativitas dalam pembelajaran, tetapi juga bersama-sama membangun lingkungan pendidikan yang lebih aman, tangguh, dan ramah anak. Atep Maulana
