KABARINDAH.COM, Sukabumi–Angin kencang yang melanda Kota Sukabumi pada Rabu (4/3/2026) lalu menyebabkan sejumlah pohon tumbang di berbagai wilayah serta merusak beberapa rumah warga dan dipastikan tidak ada korban jiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat kejadian tersebut tersebar di sejumlah kecamatan akibat cuaca ekstrem.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengatakan sedikitnya sembilan titik pohon tumbang dilaporkan terjadi di beberapa kelurahan. Beberapa di antaranya berada di Jalan Letda T. Asmita, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang; Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros; serta Jalan Parahita di Cibitung Kidul, Kelurahan Limusnunggal.
Selain itu, kejadian serupa juga dilaporkan di Jalan Nangela Perum Genteng Puri, Jalan Zamrud 4 Perum Baros, Jalan Baros, Kampung Saluyu Kelurahan Situmekar, Kampung Bojongloa Kelurahan Lembursitu, hingga wilayah Cikundul.
“Sebagian pohon yang tumbang menutup akses jalan warga, bahkan ada yang menimpa kabel listrik sehingga sempat mengganggu jaringan listrik di beberapa lokasi,” kata Yoseph. Ia menjelaskan, jenis pohon yang tumbang di antaranya pohon jambu air setinggi sekitar 12 meter dengan diameter 80 sentimeter di Jalan Letda T. Asmita yang sempat menghalangi arus lalu lintas.
Selain itu, pohon lamtoro setinggi 15 meter juga dilaporkan menutup akses jalan warga. Beberapa pohon lain seperti rambutan, mahoni, mangga, pucuk merah, pala, durian, hingga lengkeng juga dilaporkan tumbang. Sejumlah kejadian bahkan menyebabkan kabel listrik putus sehingga BPBD berkoordinasi dengan pihak PLN untuk penanganan lebih lanjut.
Di samping pohon tumbang, cuaca ekstrem juga mengakibatkan kerusakan pada beberapa rumah warga. BPBD mencatat sedikitnya enam rumah terdampak di tiga lokasi berbeda.
Di Kampung Bojongloa, Kelurahan Lembursitu, tiga rumah milik warga mengalami kerusakan pada bagian atap. Rumah tersebut dihuni empat kepala keluarga dengan total 14 jiwa. Kerusakan juga dilaporkan terjadi di Kampung Jabon, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, yang berdampak pada dua rumah dengan dua kepala keluarga dan 10 jiwa.
Sementara itu, satu rumah milik warga di Kampung Babakan Bandung, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang juga mengalami kerusakan akibat terjangan angin.
Meski demikian, Yoseph memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian tersebut. Kerugian materiil hingga kini masih dalam proses pendataan.
“Petugas BPBD langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian, melakukan assessment, serta berkoordinasi dengan aparat setempat untuk penanganan sementara,” ujarnya.
Dalam penanganan bencana tersebut, BPBD juga melibatkan unsur TNI, Polri, pihak kelurahan, serta masyarakat setempat. Bantuan logistik sementara telah disalurkan kepada warga terdampak.
Saat ini, kebutuhan mendesak yang diperlukan warga antara lain terpal untuk menutup bagian rumah yang rusak.
BPBD Kota Sukabumi menyebutkan laporan ini masih bersifat sementara dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan jika terdapat data tambahan dari lapangan.
