PMI–TP PKK Kota Sukabumi Launching Program Donor Darah Ramadan: Berbagi untuk Kemanusiaan

KABARINDAH.COM, Sukabumi – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Sukabumi resmi melaunching Program Donor Darah Ramadan: Berbagi untuk Kemanusiaan sebagai upaya memperkuat ketersediaan stok darah di Kota Sukabumi, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan. kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Oproom Setda Kota Sukabumi.

Ketua PMI Kota Sukabumi, Suranto Sumowiryo, menegaskan bahwa kebutuhan darah di Kota Sukabumi setiap bulannya tergolong tinggi, yakni mendekati 2.000 kantong darah, untuk memenuhi permintaan rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan.

“Pemenuhan stok darah ini bukan hanya menjadi tanggung jawab PMI semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Setetes darah yang disumbangkan masyarakat sangat menentukan keselamatan pasien yang membutuhkan,” ujar Suranto.

Ia menjelaskan bahwa pada momen tertentu, seperti bulan Ramadan, jumlah pendonor darah cenderung menurun, sementara kebutuhan darah tetap bahkan meningkat. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan partisipasi aktif dari semua pihak agar ketersediaan darah tetap terjaga.

Suranto juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program donor darah. Menurutnya, keterlibatan TP PKK Kota Sukabumi, pemerintah daerah, komunitas, serta dunia usaha khususnya pengelola kafe dan tempat makan menjadi kekuatan besar dalam menggerakkan partisipasi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan TP PKK Kota Sukabumi. Kami juga mengajak para pengelola kafe dan tempat makan untuk ikut berpartisipasi melalui berbagai cara kreatif, salah satunya dengan memberikan voucer atau bentuk apresiasi kepada para pendonor darah. Dukungan seperti ini sangat membantu meningkatkan antusiasme masyarakat,” tambahnya.

Melalui Program Donor Darah Ramadan: Berbagi untuk Kemanusiaan, PMI Kota Sukabumi berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya donor darah semakin meningkat dan tumbuh menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, dalam sambutan sekaligus pembukaan program menekankan pentingnya gerakan kebaikan, ikhtiar bersama, serta sinergi kemanusiaan antara PMI, TP PKK, dan para pelaku usaha pada tahun 2026.

Menurut Ranty, kebutuhan darah di masyarakat harus selalu tersedia, sementara pada bulan puasa stok darah cenderung mengalami penurunan. Oleh karena itu, donor darah merupakan aksi kemanusiaan yang sangat dibutuhkan dan memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak.

Sebagai bentuk inovasi, Program Donor Darah Ramadan: Berbagi untuk Kemanusiaan juga melibatkan pelaku usaha Food and Beverage (F&B). Bentuk kerja sama yang ditawarkan antara lain berupa diskon khusus bagi pendonor darah, paket berbuka puasa sederhana, hingga pembagian takjil.

Kolaborasi ini diharapkan memberikan manfaat bagi semua pihak. Bagi pelaku usaha, kerja sama ini dapat meningkatkan citra positif, menunjukkan kepedulian sosial, serta menarik pelanggan baru. Sementara bagi masyarakat, manfaat yang dirasakan adalah terjaganya ketersediaan darah, terbantunya pasien yang membutuhkan transfusi, serta tumbuhnya semangat berbagi di bulan Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan peran utama PMI, yang meliputi bantuan kebencanaan, pelayanan kesehatan, serta pelayanan donor darah, sekaligus penjelasan singkat mengenai proses donor darah yang aman, nyaman, dan sesuai dengan prosedur kesehatan.

Sebagai Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam gerakan kemanusiaan ini demi keberlangsungan ketersediaan darah di Kota Sukabumi.

Di akhir kegiatan, Haidir Nafis, selaku Manajer Mutu Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Program Donor Darah Ramadan: Berbagi untuk Kemanusiaan yang terjalin bersama TP PKK Kota Sukabumi. Menurutnya, sinergi lintas sektor ini sangat penting dalam menjaga mutu pelayanan donor darah sekaligus memastikan ketersediaan darah yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.

Ia berharap, inovasi dalam program ini dapat menjadi pemicu semangat, penyemangat, dan motivasi bagi para pendonor darah, khususnya di bulan Ramadan, sehingga partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah terus meningkat dan ketersediaan stok darah di Kota Sukabumi tetap terjaga secara berkelanjutan.

Exit mobile version