KABARINDAH.COM, INDRAMAYU – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Integrated Terminal (IT) Balongan menyelenggarakan kegiatan Table Top Exercise (TTX) atau Simulasi Kebencanaan dalam rangkaian program Pelajar Tangguh Kembangkan Sekolah Tanggap dan Ceria (PANAH KESATRIA) sebagai upaya penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (11/2/2026) di Laboratorium Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Balongan, Kabupaten Indramayu.
Turut hadir Kepala Sekolah SMPN 1 Balongan Agus Sugiyanto, Perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu Ismail, dan Superintendent HSSE & Fleet Safety PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Balongan Rifandi, serta tim IT Balongan.
Sebanyak 55 peserta yang terdiri dari siswa dan tenaga pendidik SMPN 1 Balongan mengikuti kegiatan dengan antusias. Melalui diskusi interaktif, peserta membahas penentuan rambu kebencanaan, jalur evakuasi, titik kumpul aman, serta alur koordinasi tanggap darurat di lingkungan sekolah.
Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Balongan, Muiz menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program PANAH KESATRIA. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi sekolah kami. Tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun sistem dan pola pikir kesiapsiagaan bencana yang lebih terstruktur. Siswa menjadi lebih paham langkah yang harus dilakukan saat kondisi darurat, dan kami sebagai pendidik terbantu dalam membangun budaya sekolah yang aman dan tangguh,” ujar Muiz.
Sementara itu, salah satu peserta kegiatan, Kinanti Oktipiyah turut menyampaikan kesannya setelah mengikuti rangkaian kegiatan. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru terkait kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah.
“Kegiatan ini seru dan bermanfaat. Kami jadi tahu jalur evakuasi, titik kumpul, dan apa yang harus dilakukan kalau terjadi bencana, sehingga tidak panik dan lebih siap jika terjadi sesuatu di sekolah,” ujar Kinanti.
Di lain kesempatan Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB, Susanto August Satria menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya Pertamina dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di lingkungan pendidikan.
“Melalui program PANAH KESATRIA, kami berharap dapat membentuk pelajar yang tangguh dan sekolah yang tanggap bencana. Program ini merupakan wujud komitmen Pertamina dalam membangun ketahanan masyarakat sejak usia dini,” ujar Satria.
Kegiatan ditutup dengan simulasi praktik kebencanaan sebagai tahapan lanjutan program PANAH KESATRIA. Simulasi ini menjadi bentuk penguatan dari hasil diskusi TTX, sekaligus melatih kesiapsiagaan nyata dan membangun refleks tanggap darurat di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, program PANAH KESATRIA turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera serta poin 4 tentang pendidikan berkualitas.(*)
