KABARINDAH.COM, BANTEN — PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bergerak cepat menangani insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan armada Skidtank LPG milik mitra transporter PT Elpindo Reksa di ruas Tol Merak–Jakarta tepatnya di wilayah Serang Barat, Banten, pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Dalam kejadian tersebut, pengemudi dan kernet dilaporkan selamat serta tidak mengalami luka. Tim HSSE, Security, dan tim operasional dari PT Pertamina Patra Niaga Regional JBB segera menuju lokasi untuk melakukan koordinasi dengan aparat Kepolisian dan pihak terkait.
Langkah penanganan yang dilakukan meliputi pengamanan area kejadian, pemeriksaan kondisi kendaraan serta muatan, dan memastikan tidak terdapat kebocoran LPG maupun potensi insiden lanjutan yang dapat membahayakan masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Berdasarkan informasi awal, kecelakaan bermula ketika armada Skidtank yang membawa muatan sekitar 20 metrik ton LPG dari Depot LPG Tanjung Sekong menuju SPPBE November Agung Gumelar di Karawaci sedang melaju normal. Kendaraan tersebut kemudian tertabrak dari sisi kiri oleh kendaraan Colt Diesel Double (CDD) bermuatan gabah yang mengalami pecah ban. Benturan itu menyebabkan kendaraan Skidtank terdorong hingga melintas ke jalur berlawanan.
Meski demikian, pihak Kepolisian masih melakukan penanganan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Pertamina Patra Niaga Regional JBB memastikan bahwa kejadian ini tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan serta tidak mengganggu distribusi LPG kepada masyarakat. Stok LPG di SPPBE tujuan dilaporkan dalam kondisi aman dan penyaluran kepada agen tetap berjalan normal.
Selain itu, perusahaan juga terus berkoordinasi dengan aparat setempat, pihak transporter, serta tim operasional terkait untuk proses evakuasi kendaraan dan pengaturan lalu lintas di lokasi kejadian. Investigasi juga dilakukan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan sekaligus memastikan langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (*)
