Percepat Intervensi Kesehatan, Pendidikan, Pengangguran, dan Bantuan Sosial, Diskominfo Kota Sukabumi Gelar Aktivasi Akun SadaJabar

KABARINDAH.COM, Sukabumi- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi menggelar kegiatan aktivasi akun Akselerasi Satu Data dan Aksi Jawa Barat (SadaJabar) selama dua hari di Kantor Diskominfo Kota Sukabumi pada 5-6 November 2026. Kegiatan ini diikuti oleh admin kecamatan, lurah, admin kelurahan, dan operator kelurahan dari seluruh wilayah se-Kota Sukabumi.

Momen tersebut menjadi langkah konkret Pemkot Sukabumi dalam mewujudkan pemerintahan berbasis data. Di tengah kompleksnya persoalan di wilayah, mulai dari stunting, anak putus sekolah, pengangguran, hingga penyaluran bantuan sosial yang belum tepat sasaran, pemerintah membutuhkan data yang cepat, akurat, dan dapat langsung digunakan untuk mengambil tindakan.

Melalui Sada Jabar, data kewilayahan kini dapat dihimpun dalam satu sistem yang terstandar, sehingga intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan tidak lagi menunggu laporan berjenjang yang memakan waktu.

Kepala Bidang Statistik, Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Kota Sukabumi, Fery Munggaran menuturkan, pentingnya data yang valid sebagai dasar pengambilan keputusan. “Data yang akurat dan terpadu adalah kunci agar intervensi pemerintah tepat sasaran. Kalau datanya bagus dan akurat, kita bisa bergerak lebih cepat untuk menangani masalah kesehatan, pendidikan, dan pengangguran di kelurahan,” ujarnya.

Menurut Fery, data bukan sekadar angka untuk laporan, tetapi alat untuk menyelamatkan dan meningkatkan kualitas hidup warga. Dengan data yang terpetakan dengan baik, pemerintah dapat mengetahui secara detail warga mana yang membutuhkan bantuan kesehatan, anak mana yang berisiko putus sekolah, warga mana yang masih menganggur dan membutuhkan pelatihan kerja, hingga keluarga mana yang benar-benar berhak menerima bantuan sosial.

Statistisi Ahli Muda Diskominfo Kota Sukabumi, Zulkarnain menambahkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Sukabumi pada Senin, 2 November 2026.“ Acara ini merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Sukabumi yang meminta agar wilayah segera mengimplementasikan SADA Jabar di Kota Sukabumi, agar data kewilayahan bisa terintegrasi dan dimanfaatkan bersama,” imbuhnya.

Selama dua hari, peserta mendapatkan pendampingan dan pembekalan teknis dari Diskominfo mengenai aktivasi akun, penginputan data, verifikasi, validasi, hingga pemutakhiran data secara berkala. Peserta juga diajak untuk praktik langsung mengoperasikan aplikasi, sehingga tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya saat kembali ke wilayah masing-masing.

Peserta juga diwajibkan menjaga kerahasiaan data yang ada dalam aplikasi karena datanya sudah by name by address sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, serta menjaga kualitas data mulai dari kelengkapan, keakuratan, hingga konsistensi data antar-waktu. Selain sesi teknis, kegiatan ini menjadi ajang koordinasi antar-admin kecamatan dan kelurahan untuk membahas kendala di lapangan dan mencari solusinya bersama.

Berbagai persoalan, mulai dari keterbatasan perangkat, jaringan internet, hingga perbedaan pemahaman teknis, didiskusikan secara terbuka. Melalui kegiatan ini, Pemkot Sukabumi berharap seluruh kelurahan dapat aktif memperbarui datanya secara mandiri dan berkelanjutan.

Dengan begitu, penyaluran bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran, tidak tumpang tindih, dan benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan, serta pelayanan publik semakin meningkat.

Exit mobile version