Pedagang Daging Sapi di Pasar Mogok Jualan, Wali Kota Sukabumi Respon Begini

KABARINDAH.COM, Sukabumi–Para pedagang daging sapi di Kota Sukabumi kompak mogok berjualan pada Rabu (7/1/2026). Aksi massal tersebut dipicu oleh isu nasional terkait rencana kenaikan harga daging sapi, yang dikhawatirkan berdampak pada daya beli masyarakat serta stabilitas pasokan pangan di daerah.

Dari pantauan di lapangan sejumlah lapak dagang sapi tutup seperti di Pasar Pelita dan Harun Kabir. Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengimbau para pedagang daging sapi agar tidak melakukan mogok dagang dan memilih jalur komunikasi dengan pemerintah daerah.

” Saya imbau jangan mogok berjualan. Setiap persoalan yang dihadapi pedagang dapat dibahas dan dicarikan solusi bersama tanpa harus menghentikan aktivitas jual beli,” ujar Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki. Sebab, nanti bisa dikomunikasikan keluhannya seperti apa

Salah satu langkah yang ditawarkan adalah mencari sumber sapi potong dengan harga lebih murah. Sehingga tekanan kenaikan harga dapat diminimalkan.

“Khusus untuk Kota Sukabumi, mari kita bersama-sama. Kita nanti bisa mencari sapi potong yang harganya lebih murah, asal kita kompak,” kata Ayep. Ia menekankan pentingnya kejujuran dan amanah dari para pedagang dalam membangun sistem distribusi dan penjualan daging sapi yang sehat.

Ayep menyebut, pemerintah daerah siap memfasilitasi pengadaan sapi potong, namun harus dibarengi dengan komitmen pedagang untuk menjalankan usaha secara tertib dan transparan. “Yang penting satu saja, siap tidak para pedagang daging ini jujur dan amanah. Berapa kebutuhan daging di Kota Sukabumi, nanti kita bicarakan bersama. Kita cari penyedia sapi potong yang paling murah,” tegasnya.

Menurut Ayep, Sukabumi punya RPH yang standar. ” Kita juga bisa membeli sapi dari penyedia dengan harga paling murah di Indonesia. Kita akan mendatangkan sendiri sapinya, tapi siap tidak pedagangnya jujur dan amanah. Jangan sampai sudah ambil sapi, tapi pembayarannya tidak beres,” ujarnya.

Ayep juga memastikan, pasokan sapi potong dalam kondisi aman dan mencukupi. Ia meminta masyarakat tidak panik dan tetap berbelanja secara wajar. “Untuk stok sapi, itu banyak sekali dan aman. Tidak ada masalah soal ketersediaan,” jelasnya

Exit mobile version