KABARINDAH.COM, Bandung — Memasuki kehidupan kampus, mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung jangan hanya mengejar nilai akademik.
Namun, mereka juga perlu aktif mencari pengalaman, membangun jejaring, dan mengembangkan kemampuan melalui berbagai aktivitas kemahasiswaan.
Pesan tersebut disampaikan Ketua Pelaksana Pesonamu UM Bandung 2026 Rikki Maulana setelah rangkaian orientasi dan sosialisasi mahasiswa baru berlangsung selama tiga hari.
Rikki berharap mahasiswa baru memanfaatkan masa kuliah di UM Bandung secara maksimal dengan tidak hanya datang ke kampus untuk mengikuti perkuliahan lalu pulang.
Menurutnya, UM Bandung telah menyediakan berbagai ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, pengalaman, dan kreativitas.
“Di kampus banyak organisasi, UKM, dan ormawa yang bisa menambah pengetahuan serta wawasan. Oleh karena itu, manfaatkanlah status sebagai mahasiswa ini sebaik-baiknya,” tutur Rikki, seperti dikutip dari laman Kompasiana Panitia Pesonamu 2026, Selasa (29/09/2026).
Menurutnya, keterlibatan dalam organisasi, unit kegiatan mahasiswa (UKM), dan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) dapat menjadi bagian dari proses mahasiswa membentuk kemampuan di luar ruang kelas.
Selain itu, pengalaman tersebut juga dapat menjadi bekal ketika mahasiswa memasuki dunia profesional dan kehidupan setelah lulus.
Rikki berharap mahasiswa baru mampu menjadikan UM Bandung sebagai ruang untuk mengembangkan potensi dan mengejar cita-cita.
Oleh karena itu, mahasiswa perlu berani mencoba berbagai aktivitas positif selama masa perkuliahan. Mereka tidak hanya kuliah di kampus, kosan atau rumah, warteg, dan pulang.
Pada sisi akademik, Rikki mengingatkan mahasiswa tetap menjaga konsistensi belajar dan menargetkan penyelesaian studi tepat pada waktunya. “Saya doakan empat tahun beres, delapan semester, tidak lebih dari itu,” pungkasnya.
Sementara itu, Rikki menilai rangkaian Pesonamu 2026, mulai dari pra-Pesonamu hingga hari ketiga, berjalan lancar berkat kolaborasi panitia dari berbagai bidang.
Meski demikian, panitia Pesonamu tetap akan melakukan evaluasi, terutama pada aspek koordinasi dan komunikasi internal.
Bagi mahasiswa baru, berakhirnya kegiatan pekan sosialisasi dan orientasi bukanlah akhir dari proses pengenalan kampus.
Justru, tahap tersebut menjadi awal untuk membangun pengalaman akademik, mengembangkan potensi, dan mengambil peran dalam kehidupan kampus UM Bandung.***(Hikma/Althof/Fauzan)
