Lurah di Kota Sukabumi Kompak Dukung Program Bestari, Sosialisasi Kerja ke Luar Negeri Digencarkan hingga Tingkat RW

KABARINDAH.COM, Sukabumi–Para lurah di Kota Sukabumi menyatakan dukungan penuh terhadap program kerja ke luar negeri bertajuk Bimbingan dan Penempatan Kerja Profesional Mancanegara (Bestari) yang digagas Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Program ini dinilai sebagai langkah strategis dan visioner untuk menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dukungan tersebut salah satunya disampaikan Lurah Jayaraksa, Kecamatan Baros, Hildania Nurdiati. Ia menegaskan bahwa program Bestari merupakan solusi konkret dalam membuka peluang kerja yang lebih luas bagi warga Sukabumi secara terencana, legal, dan berdaya saing.

“Kami Pemerintah Kelurahan Jayaraksa menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program strategis Wali Kota Sukabumi terkait pengiriman tenaga kerja ke luar negeri secara terencana, legal, dan berdaya saing,” ujar Hildania. Menurut dia, program Bestari tidak hanya berorientasi pada penempatan kerja semata, tetapi juga menekankan peningkatan kompetensi, perlindungan hukum, kesiapan mental, serta keterampilan calon pekerja migran.

Hal tersebut kata Hildania, sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memastikan keselamatan dan jaminan perlindungan tenaga kerja asal daerah. Pemerintah Kelurahan Jayaraksa pun siap menjadi garda terdepan dalam mendukung implementasi program Bestari, mulai dari pendataan calon tenaga kerja, sosialisasi prosedur resmi, pencegahan praktik percaloan ilegal, hingga penguatan literasi ketenagakerjaan di tingkat kelurahan. Sinergi dengan perangkat daerah, lembaga pelatihan, dan unsur masyarakat juga akan terus diperkuat.

Dukungan serupa disampaikan Lurah Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Hauwera Aulia Handayani. Ia mengungkapkan, antusiasme warga terhadap program Bestari cukup tinggi. Bahkan, sejumlah warga telah mulai menyerahkan dokumen kependudukan untuk proses awal penjajakan.

“Banyak warga yang sudah bertanya, bahkan ada yang menyerahkan KTP dan KK. Selanjutnya akan kami koordinasikan dengan Dinas Tenaga Kerja,” kata Hauwera. Ia menambahkan, sesuai arahan camat, Kelurahan Gedongpanjang menargetkan sekitar 100 warga dapat mengikuti program tersebut.

Mayoritas warga yang berminat berasal dari usia produktif dan belum memiliki pekerjaan tetap. Selain itu, adanya pelatihan selama tiga hingga enam bulan menjadi nilai tambah agar peserta benar-benar siap sebelum diberangkatkan ke luar negeri.

Lurah Citamiang, Kecamatan Citamiang, Dorry, menegaskan kesiapan aparatur wilayahnya untuk menyukseskan program unggulan Wali Kota Sukabumi tersebut. Sosialisasi akan digencarkan hingga ke tingkat RT dan RW agar informasi program Bestari tersampaikan secara luas dan utuh kepada masyarakat.

“Kita siap mendukung dan mensosialisasikan program Pak Wali Kota kepada para ketua RT dan RW. Insya Allah masyarakat akan berminat karena program ini legal, terencana, dan didukung penuh oleh pemerintah,” ujar Dorry. Ia juga menekankan bahwa aspek legalitas dan pembiayaan telah disiapkan secara matang, termasuk kerja sama dengan perusahaan penempatan serta dukungan perbankan yang ditunjuk pemerintah daerah.

Hal ini lanjut Dorry diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi calon peserta. Melalui program Bestari, Pemkot Sukabumi berharap dapat melahirkan tenaga kerja profesional, berintegritas, dan mampu membawa nama baik daerah di kancah internasional.

Exit mobile version