KABARINDAH.COM, Sukabumi–Kota Sukabumi menunjukkan lonjakan prestasi Program Integrasi Promosi Wisata Smiling West Java (SWJ) Award bulan Agustus 2026. Data terbaru yang diperoleh, Kota Sukabumi menduduki peringkat ke dua setelah Kota Tasikmalaya.
“Alhamdulillah, ini jelas menjadi kabar yang menggembirakan karena prestasi itu juga menunjukkan kinerja aparatur Pemkot Sukabumi, khususnya di bidang pariwisata semakin nyata dan membuahkan prestasi,” ungkap Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dalam keterangannya, Rabu (7/10/2026). Sebelumnya, pada bulan Mei lalu Kota Sukabumi menduduki peringkat lima besar Smiling West Java (SWJ) Award 2026 di Platform Instagram, pada up date terbaru, Kota Sukabumi menyodok ke posisi empat besar Integrasi Promosi Pariwisata Terbaik – Juli 2026.
Selain meraih posisi empat besar, Kota Sukabumi juga meraih Best Monthly Insight Analiytics. Gelaran yang rutin dilakukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat ini bertujuan untuk membangun ekosistem promosi pariwisata yang inklusif, terintegrasi, dan berbasis pada filosofi Sunda “Someah Hade Ka Semah” (ramah kepada tamu).
Dengan capaian Kota Sukabumi sebagai runner up dan hanya terpaut satu angka dengan Kota Tasikmalaya selaku peraih rangking pertama, sekaligus menunjuan soliditas pekerja kreatif yang semakin baik. “Program Integrasi Promosi Wisata bagi Kota Sukabumi yang sudah memiliki ke khasan local, memang butuh sentuhan yang tidak terlalu banyak,” jelasnya.
Ayep menuturkan, saat ini tiggal butuh kejelian kreatif, di angle yang mana yang harus ditekankan dan terus dikencangkan promosinya agar Kota Sukabumi bisa lebih dikenal. Ia berkeyakinan, hanya butuh waktu yang tidak terlalu lama lagi, posisi puncak integrasi promosi wisata akan mencapai puncaknya.
Seperti diketahui, Smiling West Java dilakukan guna mendorong peningkatan kualitas konten promosi digital, sinergi antardaerah, serta penguatan kapasitas dalam merespons isu di media sosial, guna memperkuat citra Jawa Barat sebagai destinasi wisata yang ramah, aman dan istimewa. Pada penilaian Agustus lalu, peringkat pertama diraih Kota Tasimalaya dengan poin 89, kemudian Kota Sukabumi menduduki peringkat ke dua dengan poin 88 dan peringkat ke tiga diduduki Kabupaten Garut dengan point 87.(*)
