Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Dukung Aspirasi PUAS untuk Penguatan Layanan Ambulans Desa Gratis

KABARINDAH.COM, Sukabumi—Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan, menyatakan dukungannya terhadap aspirasi Perkumpulan Unit Ambulan Sukabumi (PUAS) terkait penguatan layanan ambulans gratis bagi masyarakat desa. Aspirasi tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi.

Audiensi itu turut dihadiri Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi Ahmad Samsul Bahri, jajaran kepala bidang, serta Kabag Hukum Setda. Dalam forum tersebut, berbagai kebutuhan operasional layanan ambulans desa mengemuka sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat.

Iwan mengatakan, sebagai Ketua Komisi I DPRD, dirinya memfasilitasi penyampaian aspirasi PUAS yang selama ini berperan aktif dalam membantu masyarakat melalui layanan ambulans gratis, khususnya di wilayah pedesaan.

“Saya menyimak aspirasi PUAS ini sangat relevan dengan program pelayanan desa di bidang kesehatan yang menjadi prioritas Dana Desa,” ujar Iwan. Ia menjelaskan, terdapat sejumlah poin penting yang menjadi perhatian, di antaranya perawatan kendaraan ambulans agar selalu siap digunakan, pelatihan keterampilan bagi pengemudi dalam membantu pasien, pemberian insentif bulanan, serta jaminan keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan bagi para relawan.

“Empat hal tersebut merupakan tuntutan yang wajar untuk mendukung kelancaran tugas mereka di lapangan,” katanya.

Menurut Iwan, Kepala DPMD merespons positif aspirasi tersebut dan berkomitmen untuk mengkomunikasikannya lebih lanjut dengan Asosiasi Kepala Desa. Ia berharap langkah tersebut dapat membuka jalan bagi realisasi dukungan konkret terhadap operasional ambulans desa.

“Tentu saya sangat mendukung dan berharap agar aspirasi ini dapat terealisasi sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat menjadi lebih baik,” ucapnya.

Iwan menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan tindak lanjut dari aspirasi tersebut agar tidak berhenti pada tataran wacana. “Insyaallah saya akan terus memonitor,” jelasnya.

Exit mobile version