“Kembali ke Desa”, Film Nasional yang Ingatkan Pentingnya Desa dalam Pembangunan Indonesia

  • Bagikan

KABARINDAH.COM – Film “Kembali ke Desa” mengingatkan arti pentingnya desa bagi pembangunan Indonesia. Karya sinema produksi Paramitha Devi Dimensi tersebut diharapkan mampu meningkatkan atensi dan kesadaran publik bagi masa depan Indonesia.

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar mengapresiasi dan merespons positif atas lahirnya karya tersebut. Kata dia, saat ini desa di Indonesia menjadi entitas penting bagi pembangunan. Sejak diluncurkannya dana desa, berbagai percepatan pembangunan desa terjadi di berbagai pelosok Nusantara.

“Desa kini tidak lagi menjadi cerita pinggiran, tempat gambaran segala kesusahan dan penderitaan. Desa kini bergerak dengan berbagai inovasi, kreasi maupun aktivitas ekonomi,” ujar Abdul Halim, dikutip dari laman kemendesa.go.id, Ahad (12/12/2021).

Baca Juga:  Peringati Hari Guru, ACT Tasikmalaya Gelar Operasi Pangan Gratis untuk Guru Honorer

Lebih jauh, Halim mengatakan, di masa lalu desa-desa di Indonesia sering digambarkan sebagai bukti keterbelakangan Indonesia. Lapangan kerja susah, fasilitas layanan kesehatan terbatas hingga sarana pendidikan yang minim sehingga warga desa berbondong-bondong melakukan urbanisasi.

Seiring dengan adanya dana desa, kata dia, perlahan gambaran suram itu mulai terhapus. Siapa sangka, kini kepala desa pun sudah ada yang bergelar doktor (S-3).

Setelah menghadiri premiere ”Kembali ke Desa” di CGV Grand Indonesia, Rabu (8/12/2021), Halim betul-betul mengapresiasi film-film bertema tentang desa di Indonesia. “Kami berharap film-film yang bercerita tentang desa ke depan akan semakin banyak dan meningkatkan kecintaan kita terhadap entitas desa di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga:  Peran Posyandu di Tengah Pandemi yang Serba Dilematis

Sementara itu, Produser Eksekutif film “Kembali ke Desa” Paramitha Rusady mengatakan, film yang dibintangi Diza Refangga, Amelia Marda, dan Rizal Djibran punya pesan moral. Generasi milenial tak usah ragu untuk hidup dan membangun desanya masing-masing.

Di lain pihak, Kemenparekraf Sandiaga Uno juga meyakini bahwa desa punya peran yang besar bagi pembangunan. “Sebelumnya saya berpikir bahwa kita yang akan membangun desa termasuk desa wisata. Namun, setelah visitasi di lebih 50 desa wisata, saya meyakini desa yang akan membangun Indonesia,” ujar Sandiaga, dikutip dari laman kemenparekraf.go.id.

  • Bagikan