KABARINDAH.COM, Sukabumi—Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, mendorong kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pemberdayaan PKK bertema “Pemberdayaan Tim Penggerak PKK Kelurahan Sriwidari dalam Meningkatkan Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat terhadap Kebersihan Lingkungan” yang digelar di Kelurahan Sriwidari, Rabu (26/8/2026).
Lurah Sriwidari Hedi Sudarman mengatakan, kader PKK memiliki peran strategis untuk mengajak sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Diharapkan setelah melaksanakan pemberdayaan ini, kader PKK sebagai agent of change di masyarakat bisa mengajak dan mempromosikan terkait dengan kebersihan lingkungan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Kelurahan Sriwidari juga menyerahkan trash bag dan tempat sampah kepada kader untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat. Hedi menjelaskan, trash bag tersebut secara khusus digunakan untuk menampung sampah anorganik yang telah dipilah dari rumah tangga.
Masyarakat nantinya diharapkan mengumpulkan sampah anorganik selama minimal satu pekan. Setelah trash bag penuh, sampah dapat disetorkan ke bank sampah.
“Trash bag ini khusus untuk anorganik. Sampah anorganik tersebut dikumpulkan dulu minimal seminggu di rumah. Ketika sudah penuh, bisa ditabung ke bank sampah,” ujarnya.
Menurut Hedi, sistem pengelolaan sampah melalui bank sampah sebenarnya sudah berjalan di RW 10 Kelurahan Sriwidari.
Setiap pekan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi berkoordinasi dengan RW dan PKK untuk melakukan pengambilan sampah anorganik yang telah dikumpulkan warga. Ke depan, Kelurahan Sriwidari menargetkan pola tersebut dapat diterapkan di seluruh RW.
Hedi mengatakan, RW yang belum menjalankan program pemilahan sampah akan diarahkan melakukan studi banding ke RW yang sudah lebih dulu berhasil menjalankannya.
“Kami berharap nanti ada studi banding dari RW yang belum ke RW yang sudah. Sehingga setiap RW di Kelurahan Sriwidari bisa melaksanakan pemilahan sampah dan berjalan dengan baik,” katanya. Kegiatan pemberdayaan tersebut diikuti sekitar 50 peserta undangan.
