KABARINDAH.COM, Bandung – Buat kamu yang punya mimpi jadi apoteker profesional, Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) di Universitas Muhammadiyah Bandung bisa jadi pilihan yang seru sekaligus menjanjikan.
Di sini, kamu enggak cuma belajar soal dunia farmasi, tapi juga dibekali nilai-nilai keislaman dan semangat kewirausahaan.
PSPPA UM Bandung hadir dengan pendekatan belajar yang enggak kaku. Mahasiswa diajak memahami dunia kefarmasian secara lebih luas, mulai dari sisi medis sampai peluang karier di industri.
Jadi, selain siap kerja, kamu juga punya bekal untuk berkembang dan bahkan membuka peluang usaha sendiri.
Salah satu hal yang bikin prodi ini menarik adalah kolaborasinya dengan para praktisi aktif. Mulai dari tenaga kesehatan di rumah sakit, profesional di industri farmasi, hingga pihak dari instansi pemerintah, semuanya ikut terlibat dalam proses pembelajaran.
Ketua PSPPA UM Bandung, Adam Aulia Rahman, menjelaskan bahwa mahasiswa memang sengaja dipertemukan langsung dengan para praktisi agar mereka punya gambaran nyata tentang profesi apoteker.
“Mahasiswa kami mendapatkan pembelajaran langsung dari praktisi aktif berbagai sektor sehingga mereka memahami peran dan tantangan apoteker secara komprehensif,” ujarnya pada Senin (13/04/2026).
Menariknya lagi, kurikulum di PSPPA UM Bandung dirancang kekinian lewat konsep Islamic Pharmatechnopreneur.
Artinya, mahasiswa enggak hanya dituntut jago secara klinis dan manajerial, tapi juga didorong untuk inovatif dan punya jiwa bisnis yang tetap berlandaskan nilai Islami.
Biar makin siap terjun ke dunia kerja, mahasiswa juga mengikuti Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA).
Lewat program ini, mereka bisa merasakan langsung bagaimana bekerja di berbagai instansi, sekaligus menambah pengalaman yang relevan dengan kebutuhan industri.
Dengan bekal pengalaman, jaringan, dan pembelajaran yang aplikatif, lulusan PSPPA UM Bandung punya peluang karier yang luas.
Mulai dari bekerja di apotek, industri farmasi, instansi pemerintah, sampai jadi entrepreneur di bidang kesehatan—semuanya terbuka lebar.***
