Hingga Pertengahan September, PMI Kota Sukabumi Salurkan 215.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

KABARINDAH.COM, Sukabumi—Musim kemarau membuat kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah Kota Sukabumi meningkat. Di tengah kondisi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi terus bergerak membantu warga yang mengalami keterbatasan akses air.

Hingga Rabu (16/9/2026), PMI Kota Sukabumi telah mendistribusikan 215.000 liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Penyaluran dilakukan secara bertahap berdasarkan kondisi dan kebutuhan warga di lapangan.

Terbaru, sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan kepada masyarakat di RW 01, Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros, Rabu. Distribusi berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.30 WIB. Sebanyak 100 kepala keluarga atau sekitar 400 jiwa menerima manfaat dari bantuan tersebut.

Staf Pelayanan PMI Kota Sukabumi, Dinar Mochamad, mengatakan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama masih terdapat masyarakat yang membutuhkan. “Per hari ini, PMI Kota Sukabumi sudah mendistribusikan 215.000 liter air bersih kepada masyarakat. Kami terus melakukan pemantauan dan penyaluran sesuai dengan kebutuhan warga di wilayah yang terdampak kekeringan,” katanya.

Menurut Dinar, pemenuhan kebutuhan air bersih tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Karena itu, PMI berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam merespons dampak kekeringan. Dalam penyaluran bantuan tersebut, PMI Kota Sukabumi mendapat dukungan dari Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa (PDAM) Kota Sukabumi serta personel BPBD Kota Sukabumi.

“Kolaborasi menjadi sangat penting dalam penanganan dampak kekeringan. Dukungan dari PDAM dan BPBD membantu kami dalam melakukan penanganan dan distribusi air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Dinar.

Bantuan yang diberikan PMI tidak berhenti pada distribusi air. Relawan juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan selama musim kemarau.

Warga diingatkan untuk menjaga kebersihan wadah penampungan air serta menggunakan air secara bijak. Edukasi tersebut diberikan bersamaan dengan proses distribusi agar air yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal sekaligus tetap mendukung kesehatan keluarga.

Kondisi kemarau membuat kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah terus meningkat. PMI Kota Sukabumi bersama para relawan pun masih melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait untuk mengetahui perkembangan kebutuhan warga.

Bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih, distribusi tersebut bukan sekadar bantuan. Air yang datang menjadi bagian penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari minum, memasak hingga menjaga kebersihan keluarga.

Exit mobile version